Breaking News

Sidang Tipikor Lapangan Tenis Indoor Pasaman Barat, Berikut Dakwaannya

 

Photo Dok. Kejaksaan Pasbar 

Sidang perdana kasus korupsi pembangunan lapangan tenis Indoor di Pasaman Barat bertempat di Ruang sidang Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Klas IA Padang Pada Jum'at (09/9) Pukul 16.38 WIB),

Kepala Kejaksaan Megeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana melalui Jaksa penuntut umum (JPU) Andy Suryadi menyampaikan sidang perdana pada hari ini dengan agenda Pembacaan Dakwaan secara langsung dituang sidang. 

JPU membacakan dakwaan atas kelalaian terdakwa inisial RM sebagai Direktur CV. Putra Sejati sebagai rekanan pengerjaan proyek dan terdakwa inisial F sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengerjaan proyek lapangan tenis Indoor yang dapat merugikan keuangan negara.

Dihadapan majelis hakim di persidangan,  Jaksa Penuntut Umum menyampaikan bahwa Para terdakwa telah melanggar Primair Pasal 2 Subsider Pasal 3 atau Pasal 9 Undang-undang R.I Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU R.I Nomor 20 tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.

"Kedua terdakwa di hadirkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum" kata Andy.

JPU menjelaskan pada saat tahun 2018 Dinas PUPR Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan kegiatan Pembangunan Lapangan Tenis Indoor dengan Nilai sebesar Rp. 1.391.930.000,00-.

Bahwasanya kegiatan pembangunan lapangan Tenis Indoor Tahun 2018 telah terjadi Pemutusan Kontrak karena pihak CV Putra Sejati sebagai Penyediaan Barang dan Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai Bobot dan Jangka waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak. 

Akibat dari pemutusan kontrak tersebut, karena telah terjadi pencairan Realisasi sebesar 57,32 % namun terjadi selisih bobot pekerjaan dilapangan yang hanya mencapai bobot 40,32 % serta terdapat Klaim jaminan Uang muka yang tidak di Klaim oleh PPK, Sehingga terdapat Indikasi Kerugian Keuangan Negara.

"Sidang selesai pada pukul 17.40 WIB, pada sidang berikutnya pengadilan tindak pidana korupsi mengagenda pembacaan Esepsi oleh Penasehat Hukum terdakwa F yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (16/9) mendatang" tutup Andy Suryadi mengakhiri.

(Dolop)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre