Breaking News

Sempat Diduga Ilegal Logging, Dua Truk Kayu Di Ranah Batahan Ternyata Punya Izin KLH dan Kehutanan

Pasaman Barat, Figurnews.com---Pasca mengamankan dua unit truk bermuatan delapan batang kayu bulat jenis rimba campuran yang awalnya diduga hasil aktivitas illegal logging oleh sebagian masyarakat Muara Mais, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat ternyata memiliki izin pemanfaatan kayu dari instansi berwenang. 

Saat ini dua unit truk Mitsubishi Nopol BM 8130 Ju bermuatan Volume 3,05 meter kubik dan satu Unit Kendaraan Mitsubishi BM 8172 JU bermuatan 6 batang kayu bulat jenis rimba campuran dan dua batang kayu bulat jenis Meranti volume 3.05 meter kubik dilengkapi dengan dokumen surat keterangan sah hasil hutan kayu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berasal dari jorong Sigantang nagari Batahan Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat lokasi muat dari TPK PHAT atas nama Rudi Hartono tersebut hingga berita ini dilangsir masih di Polsek setempat guna dijemput oleh pemiliknya.

Informasi yang dihimpun wartawan di lapangan Minggu kemarin, bahwa awalnya ada sebagian masyarakat Muara Mais melakukan penangkapan dan penahanan  paksa terhadap dua unit kenderaan truk membawa kayu yang diduga hasil illegal logging pada Jumat  (9/9) sekira pukul 09:30 Wib.

Bahkan Bupati Pasbar Hamsuardi berserta rombongan yang kebetulan ada kegiatan Jumat Barokah di nagari setempat didatangi oleh massa. 

Situasi tersebut sempat tegang dan memanas. Karena massa meminta agar pelaku yang membawa hasil kayu itu segera diproses hukum. Namun, Bupati Hamsuardi meminta agar massa tenang.

Karena permasalahan kehutanan tidak ada lagi di daerah, namun kewenangannya ada di pemerintah provinsi dan pusat. Seiring dengan itu, dua unit truk itu dibawa ke Polsek setempat. 

Beberapa jam kemudian tim dari Polres Pasbar dan tim dari KPH Pasaman Raya datang untuk memeriksa kayu yang sebelumnya sempat dituduh sebagian masyarakat bahwa kayu itu merupakan hasil illegal logging.

Menurut KPH Pasaman Raya, Yuhans beserta tim mengatakan, pihaknya memang mendapat informasi bahwa pada Juma’at (9/9) sekitar pukul 09.30 di Jalan Umum Jorong Muara Mais, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat (Pasbar) telah diamankan masyarakat dua unit truk Mitsubishi Canter BA BM 8130 JU dan BM 8172 JU yang bermuatan masing-masing delapan (8) batang kayu yang diduga masyarakat berasal dari aktivitas illegal. Selanjutnya 2 unit truk tersebut dititipkan di Polsek Ranah Batahan.

Berdasarkan peristiwa tersebut, tim dari KPHL Pasaman Raya telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 unit truk tersebut dan dokumen pendukung, didapatkan bahwa 1 unit truk Mitsubishi Canter BM 8130 JU bermuatan 8 batang kayu jenis rimba campuran volume 3.05 M3.

Lalu satu unit kendaraan truk Mitsubishi Canter BM 8172 JU bermuatan 6 batang kayu bulat jenis rimba campuran dan 2 batang kayu bulat jenis meranti volume 3.05 M3 dilengkapi dengan dokumen berupa surat keterangan sah hasil hutan kayu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berasal dari Jorong Sigantang, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan lokasi muat dari TPK PHAT atas nama Rudi Hartono.

Bahwa pada Kamis (25/8) lalu, pihak dari KPHL Pasaman Raya telah mengecek lokasi dari izin pemanfaatan kayu atas nama Rudi Hartono 2 dan telah dituangkan ke dalam peta hasil kroscek lapangan pemanfaatan kayu pada penguasaan hak atas tanah Rudi Hartono 2. Berdasarkan peta tersebut pemanfaatan kayu yang dilakukan telah sesuai dengan izin yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Selanjutnya kayu bulat yang diangkut oleh 2 truk sebanyak 16 batang kayu bulat tersebut berasal dari Jorong Sigantang yang memiliki izin pemanfaatan kayu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan surat nomor : S.11/BPHP III/P3HP/3/2022 tanggal 1 Maret 2022.

“Semua kayu yang kami periksa itu memang memiliki izin pemanfaatan kayu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Bahkan jauh hari sebelumnya, kami juga sudah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sesuai dengan dokumen yang dimiliki oleh Rudi Hartono 2,” kata Yuhan kepada wartawan di Simpang Empat Minggu sore kemarin.

Ketika dilakukan pemeriksaan baru dijelaskan ke masyarakat bahwa kayu itu memiliki izin pemanfaatan kayu. Selanjutnya dibuat berita acara dan ditandatangani bersama. 

Adapun yang menandatangani itu adalah Sakban (perwakilan masyarakat), Pahman (Kepala Jorong Muara Mais), Ahmad Gan (Sekretaris Camat Ranah Batahan), Yuhan (KPH Pasaman Raya) beserta rombongan Kurniawan, Afrizal.N, Rhama Prasetya, Risko dan Taufik.

Sekretaris Camat Ranah Batahan Ahmad Gan mengaku dirinya memang ikut menyaksikan pemeriksaan kayu itu dan telah dinyatakan oleh tim pemeriksa sah sesuai aturan yang berlaku.

”Iya saya ikut saat pemeriksaan kayu itu. Sebelumnya saya sudah tidur dan tiba-tiba ada yang warga dan dari pihak kepolisian meminta saya agar ikut hadir menyaksikan permasalahan dugaan illegal logging ini,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Pasbar AKP Fetrizal juga mengakui bahwa setelah tim dari kehutanan provinsi datang untuk memeriksa kayu itu memang kayu yang dibawa oleh dua unit kenderaan itu memiliki izin pemanfaatan kayu. Saat ini kayu itu masih di Polsek Ranah Batahan dan menunggu pemilik kayu itu datang dari Sumatera Utara.

Terpisah, Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Pemegang Hak Atas Tanah, Rudi Hartono mengaku memang dirinya sedang berada di Medan, Sumatera Utara. Terkait persoalan kayu sah miliknya akan dibawanya lagi.

“Saya berencana memang akan menjemput kayu tersebut, Karena kayu saya itu sah dan diakui negara. Buktinya izin pemanfaatan kayu itu ada dokumennya dari instansi berwenang termasuk dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Namun saya masih di Medan, dan segera pulang ke Pasaman Barat,” tegasnya.

(Dodi Ifanda)

2 komentar:

  1. Entah siapa yang salah.... Ku tak tau,😅😅😅
    the best lah...

    BalasHapus
  2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan surat nomor : S.11/BPHP III/P3HP/3/2022 tanggal 1 Maret 2022."???"@kementerianlingkunganhidupdankehutanan

    BalasHapus

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre