Breaking News

DITRESKRIMSUS POLDA GORONTALO SERAHKAN DUA TERSANGKA TP KORUPSI PEMBERIAN KUMS BANK SULUTGO KE KEJARI BOALEMO



Gorontalo, Figurnews.com- Polda Gorontalo, Direktorat Kriminal Khusus Polda Gorontalo yang dibawah Pimpinan Kombes Pol Taufan Dirgantoro, S.I.K., M.H kembali mengirimkan 2 tersangka dan barang bukti ke JPU. Kali ini yang diserahkan merupakan tersangka kasus korupsi penyalahgunakan kewenangan pada proses pemberian jenis kredit KUMS (Kredit Usaha Mikro Sejahtera) di Bank Sulutgo kantor cabang Tilamuta.

Kedua tersangka ini yakni RIDHO FEBRIAN DAMRI,S.E selaku analis kredit Usaha Mikro Sejahtera (KUMS) dan saudara EFFENDI TALUDIO Taludio Selaku Pimpinan Cabang Tilamuta atas keterlibatannya dalam kasus yang dilakukan oleh ERMAN LEONARD PAERAH,S.E pada tahun 2016-2017.

Diterangkan Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK, awalnya kedua tersangka berstatus sebagai saksi, namun setelah dilakukan pendalaman oleh pihak penyidik, kedua pelaku yakni Febrian Damri dan Efendi Taludio beralih menjadi tersangka.

“Dari data penyelidikan, diketahui terdakwa LEONARD PAERAH,S.E, selaku Kepala Seksi Pemasaran pada Bank Sulutgo Cabang Tilamuta yang telah menyalahgunakan kesempatan juga turut menguntungkan saksi Effendi Taludio Selaku Pimpinan Cabang Tilamuta dan Saksi Ridho Damri selaku analis kredit Usaha Mikro Sejahtera (KUMS), yang demikian mereka termasuk dalam perbuatan yang memenuhi kualifikasi sebagai orang yang melakukan (deader),” terangnya.

Lanjut Wahyu, atas tindak pidana korupsi penyalahgunakan kewenangan pada proses pemberian jenis kredit KUMS di Bank Sulutgo kantor cabang Tilamuta tahun 2016 yang tidak berpedoman sesuai ketentuan BPP (Buku Pedoman Perusahaan) dan SOP (Standar Operation Procedur) beserta Surat Keputusan Direksi tentang ketentuan kredit produktif yang berlaku di PT Bank Sulutgo Cabang Tilamuta, mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 483.042.220,- (empat ratus delapan puluh tiga juta empat puluh dua ribu dua ratus dua puluh rupiah).

“Untuk pasal yang dipersangkan terhadap tersangka adalah Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana,” pungkas Wahyu.

Ditambah juga, untuk kedua pelaku dan barang bukti saat ini sudah diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Boalemo yang mana berkas atas kasus yang dilakukan mereka dinyatakan sudah lengkap (P-21). Kemudian untuk pelaku dan barang bukti saat ini sudah diserahkan oleh Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Gorontalo bersama dengan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Gorontalo ke kejaksaan negeri Boalemo.

“Kejaksaan Tinggi Gorontalo berdasarkan Surat Nomor : B-1310/P.5/F.t/07/2022 tanggal 15 Juli 2022 menyatakan bahwa Hasil Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi a.n Tersangka RIDHO FEBRIAN DAMRI sudah lengkap (P-21) dan Surat Nomor : B-1311/P.5/F.t/07/2022 tanggal 15 Juli 2022 menyatakan bahwa Hasil Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi a.n Tersangka EFFENDI TALUDIO sudah lengkap (P-21),”Imbuh Wahyu. (*)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre