Breaking News

Wakil Bupati Pessel Ajak Milenial Olah Potensi Kekayaan Alam Lokal

 


Painan , Figurnews.com -- Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Rudi Hariyansyah mengajak segenap generasi muda (milenial) bersama-sama mengolah besarnya potensi kekayaan alam lokal.

Generasi milenial harus memiliki semangat entrepreneur yang tinggi dan tidak harus terkungkung dalam harapan zona nyaman dunia kerja, sehingga harus meninggalkan daerah untuk mencari kerja.

"Kami pemerintah kabupaten mengajak generasi muda usai kuliah bisa mengolah potensi kekayaan alam sendiri," ujar Wabup saat membuka Temu Pelaku Usaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Painan.

Acara yang diinisiasi Dinas Perdagangan dan Transmigrasi beserta Forum IKM itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Pesisir Selatan Titi Rusma Yul Anwar dan Ketua GOW Ika Rudi Hariyansyah dan Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan Helfi Yanrika.

Anggota DPRD Ikal Jonaidi, sekaligus founder Diurian Mandeh, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Yozki Wandri, ratusan pelaku IKM serta tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP).

Menurut Wabup generasi muda Pesisir Selatan harus merubah cara pandang terkait masa depan, dari mencari kerja ke ranah entrepreneur, sehingga berdampak positif pada diri pribadi dan daerah.

Semakin banyak yang membuka lapangan usaha sendiri, maka semakin banyak pula serapan tenaga kerja dan perputaran arus modal yang ujung-ujungnya memacu laju pertumbuhan ekonomi daerah.

Apalagi Pesisir Selatan memiliki potensi alam yang berlimpah seperti tanaman pangan dan perikanan laut yang selama ini belum termanfaatkan secara maksimal bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam dunia usaha, kata Wabup jatuh bangun adalah soal biasa. Prinsipnya siapa yang memulai, dia yang menikmati hasilnya. Sebaliknya siapa yang tidak memulai, tentu tidak akan pernah menikmati hasilnya.

"Jadi, jangan sampai kelimpahan potensi alam ini terabaikan atau bahkan dinikmati masyarakat dari luar daerah," tutur Wabup.

Selain kelimpahan potensi alam, Pesisir Selatan juga memiliki populasi penduduk yang cukup tinggi, lebih dari 500 ribu jiwa atau terbesar ketiga di Sumatera Barat setelah Kota Padang dan Kabupaten Agam.

Selain di jual di luar daerah, Tingginya populasi penduduk tersebut merupakan pasar yang jelas bagi produk yang akan dihasilkan. "Dengan catatan sesuai dengan kebutuhan penduduk," terang Wabup.

Karena itu pemerintah kabupaten dalam 2021-2026 menjadikan industri sebagai isu strategis guna memacu ekonomi daerah, bahkan telah menetapkan zonasinya melalui konsep one village one product.

Mengembangkan industri kecil, menengah, dan besar yang saling bersinergi dalam satu rantai jaringan terpadu serta menginisiasi pembangunan Kawasan Industri.

Mewujudkan penguatan teknologi melalui penciptaan sistem inovasi bersama pihak swasta dan perguruan tinggi. Penguatan peran serta pemerintah dalam menciptakan kepastian pasar dan tata niaga komoditi unggulan.

Pemanfaatan dan pengolahan produk unggulan daerah, sehingga dapat bersaing secara nasional dan pada akhirnya akan membawa Pesisir Selatan menjadi daerah yang mandiri dari segi ekonomi.

"Dengan demikian kita pasti dapat bersaing dengan daerah lain. Kami tentu berharap ada perubahan cara fikir dari generasi muda kita," kata Wabup.(Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre