Breaking News

Selidiki Korupsi Pembangunan RSUD PASBAR, Kejaksaan Sita Satu Box Berkas Dokumen


Pasaman Barat,Figurnews.com

Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasama Barat, Sumatera Barat menggeledah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat terkait dugaan tindak pidana korupsi pembangunannya pada 2018-2020.

Penggeledahan dilakukan di kantor RSUD yang berlokasi di Jambak pada Selasa sore (2/8/2022) 

Dalam penggeledahan berlangsung sejak pukul 15.12 WIB sampai pukul 16: 10 Wib. Satu box dokumen disita dan dibawa dengan troli hingga dimasukkan ke dalam mobil warna hitam.

Penggeledahan dipimpin oleh Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Andi Suryadi dan didampingi penyidik disambut oleh Direktur RSUD Yandri.

"Pada hari ini kita lakukan pengeledahan dan penyitaan berkas dokumen terkait proyek pembangunan RSUD Pasaman Barat,berupa satu box berkas laporan mingguan, laporan bulanan pekerjaan pembangunan rumah sakit ini" ymkata Andi Suryadi.


Sementara Dirut RSUD Pasbar, Yandri Saputra mengatakan pihaknya koorperatif menyerahkan berkas yang diperlukan untuk penyidikan terkait pembangunan RSUD yang sedang di periksa Kejaksaan Pasaman Barat.

Sejauh ini sudah lima tersangka ditetapkan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan RSUD dan juga ditemukan dugaan suap dan gratifikasi pada kasus itu. 



Terhadap perkara itu, Kejaksaan Negeri Pasaman Barat juga menggunakan ahli teknis dan beberapa hari yang lalu memberikan hasil kerugian negara karena kekurangan volume senilai Rp 20.135.806.257 dari nilai kontrak 134. 859.961.000 yang dikerjakan oleh PT MAM Energindo. 

Hinga sekarang sebanyak lima orang ditetapkan tersangka dalam dugaan tindak pidana Korupsi RSUD ini. Pada Jumat (22/6) Kejaksaan Negeri Pasaman Barat telah menahan Pejabat Pembuat Komitmen kegiatan inisial NI dan penghubung rekanan inisial HM.

Pada Kamis (28/7) kembali menetapkan dua orang tersangka, inisial Y yang ditahan adalah Penggunaan Anggaran kegiatan atau mantan Direktur RSUD yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Sedangkan satu orang tersangka lagi mantan Direktur RSUD yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) inisial BS saat akan dilakukan penahanan usai menjalani pemeriksaan kesehatan  mengalami shock dan pingsan. 

Hingga sekarang masih butuh perawatan medis, belum ditahan pihak kejaksaan Pasbar.

Selain itu pihaknya juga telah menetapkan Direktur PT MAM Energindo inisial AA yang saat ini telah ditahan di KPK pada kasus lain.

(DODI IFANDA)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre