Breaking News

Sekaitan Pemberitaan, Pengurus Yayasan Perintis Padang Intimidasi Serta Tuding Figurnews.com Terima Uang Dari Narasumber.!!?

 
Gambar : Ilustrasi

Padang(Sumbar), Figurnews.com

Dampak pemberitaan di Figurnews.com sekaitan kasus dugaan penggelapan dana yayasan Perintis Padang beberapa waktu yang lalu membuat para pengurus murka. Hal itu terungkap ketika awak media diundang kerumah Ketua Yayasan di Jalan Koto Tinggi No. 1 Padang, Rabu 3 Agustus 2022 jam 20.00 Wib.

Dalam hal ini, pengurus Yayasan mengundang wartawan Figurnews.com melalui 2 orang wartawan lain untuk menjelaskan serta menyelesaikan persoalan tersebut secara terang benderang. Karena ada itikad baik dari pengurus Yayasan yang berkeinginan untuk memberi klarifikasi serta hak jawab sekaitan pemberitaan Figurnews.com beberapa waktu yang lalu.

"Bapak mau mengundang dan mengajak ketemu, untuk membahas dan menjelaskan serta menyelesaikan persoalan tersebut secara terang benderang. Dia ada itikad baik dari pengurus Yayasan yang berkeinginan untuk memberi klarifikasi serta hak jawab sekaitan pemberitaan Figurnews.com beberapa waktu yang lalu."kata Mislinda dan Deni pada Redaksi Figurnews.com.


Berdasarkan data yang didapat serta beberapa barang bukti sekaitan tentang kasus 2 0rang pegawai Yayasan Perintis Padang (STIKES Perintis) sekarang Universitas Perintis Indonesia yang diduga melakukan penggelapan dana Yayasan. Dalam hal ini kedua pegawainya telah dilaporkan oleh Pengurus Yayasan Perintis Indonesia bapak Yohandes Rafki(Para anak Rafki Ismail Alm).

Baca juga : Sekaitan Dugaan Penggelapan Dana

Sekaitan hal itu, Pengurus Yayasan Perintis Indonesia melaporkan Reskrim Polda Sumbar kedua pegawainya diduga melakukan pengelapan. Namun Monalisa sebagai Dosen dan juga bagian Administrasi pembukuan tidak terima atas tuduhan tersebut. Dan sebaliknya Monalisa juga melaporkan Pengurus Yayasan tersebut tentang dugaan penggelapan uang Yayasan Perintis Padang lebih kurang 58 miliyar (data terlampir) kepada Bapak Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Bedasarkan data tersebut, Redaksi Figurnews.com melakukan kroscek serta melakukan pendalaman dengan Investigasi serta melakukan Konfirmasi dan Klarifikasi kepada Ketua Pengurus Yayasan Perintis Indonesia Bapak Yohandes Rafki, SH dirumahnya Jalan Koto Tinggi No. 1 Padang, Kamis 9 Juni 2022 yang lalu.

Dalam pertemuan tersebut, dia membenarkan tentang dugaan pengelapan dana Yayasan Perintis Indonesia  dan melaporkan 2 orang pegawainya ke Polda Sumbar. Ketika disinggung, bahwa Monalisa mengirim surat kepada Kapolri tentang surat Laporan Penggelapan Dana Yayasan Perintis Padang dan copy suratnya diperlihatkan kepada Yohandes Rafki sebagai Ketua Yayasan Perintis Padang.  

Yohandes Rafki pun memperlihatkan bukti hasil auditnya dari Auditor tentang penggelapan yang dilakukan oleh Monalisa. Hal itu telah lapor kedua orang ini ke Reskrim Polda Sumbar. Namun saya(Yohandes Rafki) juga dilaporkannya tentang dugaan penggelapan dana Yayasan Perintis Padang. Dan saya juga telah diperiksa oleh pihak Tipikor.

Sekaitan hal diatas, Redaksi juga telah Konfirmasi pada Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu, SiK (saat itu). Namun menjelaskan, bahwa persoalan itu belum dapat keterangan dari Dir Reserse Krimum Polda Sumbar. Soalnya beliau masih di Bali.

Berdasarkan hal itu, Redaksi melakukan penayangan/mengekpose  berita tersebut dengan judul “Sekaitan Dugaan Penggelapan Dana Yayasan, Jhon Rafki Angkat Bicara…” yang diterbitkan tanggal 19 Juni 2022 yang lalu.

Dengan diterbitkan berita tersebut, dua wartawan atas nama Mislinda dan Deni meminta Redaksi untuk melakukan pertemuan sekaitan pemberitaan tersebut dirumah Ketua Yayasan Perintis di Jalan Koto Tinggi No. 1 Padang untuk mediasi. Karena ada itikad baik dan maksud untuk menjelaskan secara terang benderang tentang kasus yang mendera Yayasan tersebut, maka diadakan kesepakatan untuk berjumpa dikediaman Yohandes Rafki(Jhon Rafki) pada hari Rabu 3 Agustus 2022 jam 20.00 Wib.

Namun setelah jumpa dan dilakukan pembicaraan sekaitan berita yang ditayang oleh media Figurnews.com serta mempertanyakan berbagai hal termasuk dampak yang dialami oleh mereka(Pengurus Yayasan Perintis Padang).

Mereka juga, bahwa para mahasiswa dan para dosen minta penjelasan tentang pemberitaan tersebut. Karena mereka (mahasiswa dan dosen) untuk dijelaskan secara transparan mengenai dana Yayasan tersebut.

"Gara-gara berita ini, para mahasiswa dan para dosen minta pada kami (pengurus yayasan)penjelasan tentang pemberitaan tersebut. Karena mereka (mahasiswa dan dosen) untuk dijelaskan secara transparan mengenai dana Yayasan tersebut."ucapnya sambil melihat print berita kepada awak media.

Dalam persoalan tersebut, awak media menjelaskan tentang persoalan dan data serta telah minta penjelasan pada Yohandes Rafki sebagai Ketua Yayasan Perintis Indonesia. 

Namun pengurus yayasan tidak memberi kesempatan, dan seolah-olah pemberitaan tidak seimbang serta memojokan mereka. 

Dalam suasana mulai memanas, pengurus Yayasan Perintis arogannya serta mulai melontarkan kata-kata kasar dan tidak pantas kepada Redaksi Figurnews.com dan disaksikan oleh dua wartawan dan juga kerabat dari pengurus Yayasan tersebut. 

Karena mulai memanas, Mislinda dan Deni (wartawan) yang juga sebagai perantara juga coba menengahi serta untuk memberikan kesempatan serta penjelasan, namun hal itu tidak digubris mereka. Dengan wajah kecewa, Mislinda dan Deni pun tidak dapat berbuat apa-apa untuk mendinginkan suasana saat itu.

Karena berbagai tekanan terhadap saya, berusaha untuk menjelaskan bahkan diupayakan mereka memberi Hak Jawab atau berita Klarifikasi sesuai UU Pokok Pers No. 40 Tahun 1999. Namun, mereka tetap tidak mau dan bahkan mau melaporkan saya ke Kabreskrim Polri di Jakarta dengan alasan serta usulan dari pihak Polda Sumbar. Karena, kalau dilaporkan ke Polda Sumbar percuma, kasus ini ujung-ujungnya jalan damai. Kalau di Kabareskrim, kasus ini  pasti akan direspon, kata mereka dan akan berlanjut dan bisa dikenakan Undang-undang ITE sangsinya 6 tahun penjara atau denda  1 miliyar.

"Kami akan melaporkan bapak (saya) ke Kabreskrim Polri di Jakarta dengan alasan dan usulan dari pihak Polda Sumbar. Karena, kalau dilaporkan ke Polda Sumbar percuma, kasus ini ujung-ujungnya jalan damai. Kalau di Kabareskrim, kasus ini  pasti akan direspon, kata mereka dan akan berlanjut dan bisa dikenakan Undang-undang ITE sangsinya 6 tahun penjara atau denda  1 miliyar,"ucapnya dalam pertemuan tersebut ini.

"Rafneli Rafki atau akrabnya Neneng berkali-kali melakukan Intimidasi, sampai-sampai memperlihatkan lehernya dengan membelintangkan tangannya seolah-olah mengancam akan menggorok leher Redaksi. Dan itu dilakukan berkali-kali seolah-olah ingin menghabisi saya disertai dengan kata-kata kasar. Namun hal itu bukan membuat saya ciut, tapi membuat saya ketawa dalam hati, karena dengan hal itu sudah biasa saya menerima ancaman seperti itu."jelas Yuamran lagi. 

Lanjut Yuamran, Reni Rafki yang juga keluarganya juga melontarkan kata - kata kasar, "kalau kedua kakak saya ini tidak mau melaporkan, saya yang akan melaporkan anda ke Bareskrim. Dan kami tidak mau damai tentang hal ini,"kata Reni Rafki pada Figurnews.com.  

"Dalam kesempatan tersebut Rafneli Rafki sempat menuding saya menerina sejumlah uang dari Narasumber dan itu berkali-kali diucapkannya. Dan ini merupakan penghinaan buat saya dan termasuk fitnah. Karena tidak ada upaya penyelesaian dengan baik dengan saya, akhirnya jam 21.30 Wib saya keluar dari rumah Pengurus Yayasan Perintis Indonesia tersebut."ujar Yuamran mengakhirinya.              Berita masih memerlukan Verifikasi kepihak-pihak terkait. (TIM - FN).  




2 komentar:

  1. Ferdy Sambo jilid II ada di Sumatera Barat.

    Yayasan adalah Lembaga Sosial.
    Yang seharusnya mengantarkan Pendirinya mendapatkan Pahala yang tidak terputus dari ilmu yang bermanfaat.

    Tapi jangan sampai anak² Pendiri membawa dosa untuk para pendirinya karena ikut mendapatkan / menikmati hasil Yayasan. Tidak ada hak warisan dalam Yayasan.

    Ingat!
    Yayasan Bukanlah Perusahaan.

    Silahkan searcing youtube tentang Yayasan.

    Biar paham...

    BalasHapus
  2. https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-28-2004-uu-16-2001-yayasan?amp

    Pasal 5 menjelaskan apa yang dimaksud diatas.

    BalasHapus

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre