Breaking News

Rektor Jamin 8.668 Mahasiswa Baru Unsri dalam PK2MB tidak ada Sistem Senioritas



Palembang, Figurnews.com,-

Sebanyak 8.668 mahasiswa baru universitas Sriwijaya (Unsri) mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PK2MB), Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE., IPU., ASEAN.Eng menjamin di dalam kegiatan tersebut tidak ada sistem Senioritas.

"Kita mengajak semuanya termasuk dosen dan karyawan kita galakkan anti Korupsi dan Eksploitasi terhadap adik-adik tidak boleh terjadi, Siapapun termasuk oleh kakak-kakaknya. Saya akan tindak tegas sanksinya akan di keluarkan dari Unsri kalau memang terjadi karena aturan sudah jelas di dalam PK2 ini sebenarnya acara kekeluargaan bukan siksa-siksaan,"Katanya Usai Pembukaan PK2 MB Unsri yang bertempat di Gedung FH Tower Bukit Besar Unsri, Selasa (09/08/2022).

Selain itu juga kata Anis, Unsri menekankan kepada mahasiswa agar melawan radikalisme khususnya didalam kampus, mengingat isu yang beredar Radikalisme ini akan menyasar ke mahasiswa.

"Kita mendengar informasi bahwa akan meradikalisme di kampus, jadi kita Unsri tidak boleh Kalau ada yang berani kita perang,"katanya

Seluruh warga Unsri tegas Anis, jika mengetahui tanda-tanda tersebut wajib laporkan ke pihak rektorat maka akan di sanksi tegas bagi pelaku.

"Kalau ada tanda-tanda tidak baik ya laporkan, mari kita bersama-sama dengan warga kampus untuk menjaga itu,"ucapnya

Selain Radikalisme di Unsri juga anti Terorisme, Memang hal itu terjadi terkadang diluar dugaan, namun Unsri sudah mengingatkan sejak awal jika terjadi maka Unsri akan mengantarnya dengan sanksi yang tegas.

 "Kita mengajak mahasiswa menangkal Terorisme walaupun kadang diluar dugaan, jadi kita tidak mau ada didikan yang seperti itu. Kita tanamkan dalam diri bahwasanya kita ini bangsa Indonesia dan harus kita jaga, dan anak-anak yang masuk kampus orang tua nya mengharapkan agar anaknya dididik perlakuan yang baik jadi sudah saya pesan prodi harus memberikan ilmu tidak boleh ada tangan-tangan lain," tegasnya

Ditambah lagi sambung dia, Penyalahgunaan Narkoba, Sejak awal masuk Unsri sudah dilakukan tes Narkoba jika terindikasi maka di diskualifikasi.

"Di Unsri juga dilarang menggunakan Narkoba, nah ini Unsri dari awal kita tes narkoba jadi kalau ada yang terindikasi Narkoba harus minggir karena harus clear,"sambungnya

Unsri juga melarang Kekerasan apapun bentuknya, jika terjadi maka secara tegas akan disanksi. "Terakhir urusan kekerasan segala macam kekerasan perkeloncoan, Pandalizem, perundungan, termasuk lah kekerasan seksual tidak boleh terjadi di Unsri,"tegasnya

Ia juga menambahkan bahwa PK2MB Unsri dilakukan secara Hybrid karena wabah pandemi sedikit menurun akan tetapi tetap melakukan dengan memperhatikan protokol covid-19. 

"Makanya hybrid besok di Fakultas ada yang daring dan luring karena mahasiswa masih di harus di kenalkan Jurusannya tapi tetap kita lakukan dengan memperhatikan protokol covid-19 dan tidak membuat kerumunan itu sudah di sepakati Dekan dan Kepala Jurusan,"tuturnya (Fera)



Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre