Breaking News

Marak Dugaan Bisnis Ilegal Usaha Tambang Pasir Galian C.

 


Blitar , Jatim Figurnews.com.– Iming iming meraup untuk mendapatkan  keuntungan yang sangat besar banyak  Usaha  tambang pasir Galian C yang diduga ilegal alias bodong  yang tidak mengantong i ijin usaha  kini marak beroperasi di wilayah aliran lahar Gunung Kelud di kawasan Gunung Gedang Kali Putih, sebelah selatan Ikut Kecamatan Gandusari, sebelah utara ikut Kecamatan Garum , Kabupaten Blitar, Jawa Timur, diduga kuat tidak mengantongi Surat Izin Pertambangan alias penambang liar. 

Berdasarkan Pantauan dan investigasi Media ini di lokasi, pada Kamis 11 Agustus 2022 lalu, ditemukan aktivitas penambangan pasir menggunakan alat berat bechoe/ excavator. Dan di lokasi  yang masuk wilayah hukum Polres Blitar , Jawa Timur, itu juga terdapat usaha pengolahan dan pemurnian Pasir (pencucian pasir) yang ” diduga ” tidak memiliki izin usaha pertambangan operasi produksi khusus pengolahan dan pemurnian (IUP OPK).

Terkait investigasi  dan pemantauan lokasi yang dihimpun tim investigasi media ini, aktivitas penambangan pasir sepanjang di aliran sungai lahar Gunung Kelud di kawasan Kali Putih Gunung Gedang  , sebelah selatan  ikut Kecamatan Gandusari dan sebelah Utata ikut Kecamatan Garum Kabupaten Blitar, Jawa Timur tersebut terjadi aktivitas penambangan setiap hari. 

Saat tim investigasi media ini di lokasi, tampak beberapa truk pasir lalu lalang mengangkut material pasir dari lokasi tersebut.

 Untuk diketahui bersama, bahwa untuk membuka dan  menjalankan usaha pertambangan, pelaku usaha harus memenuhi beberapa persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dari Pemerintah Indonesia. 

Kegiatan pertambangan diatur pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Pertambangan, Mineral dan Batubara (UU Minerba). 

Pasal 35 ayat (1) UU Minerba mengatur bahwa apabila terdapat pelaku usaha ingin melakukan usaha pertambangan, maka pelaku usaha harus mematuhi dan memiliki persyaratan perizinan melakukan kegiatan tersebut. 

Perizinan berusahaan yang dimaksud salah satunya meliputi izin usaha pertambangan (IUP) (Pasal 35 ayat (3) UU Minerba). 

Adapun, definisi dari IUP sendiri dapat ditemukan dalam Pasal 1 angka 10 UU Minerba yang menyebutkan bahwa: “Izin Usaha Pertambangan, yang selanjutnya disebut IUP, adalah izin untuk melaksanakan Usaha Pertambangan.” 

IUP adalah suatu bentuk dari aspek legalitas pelaku usaha untuk melakukan kegiatan pertambangan diterbitkan oleh Menteri. 

Dimana didalam pengertian  secara eksplisit disebutkan dalam Pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (PP 96/2021), dan bila mana para usaha penambang Galian C bils tidak memenuhi unsur tersebut tergolong penambang ilegal alias bodong yang tidak mengantongi ijin usaha penambangan. 

( Team / Rud )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre