Breaking News

Kurang Air Bersih dan Lampu Jalan Banyak Mati Menjadi Sorotan DPRD Kota Palembang



Palembang, Figurnews.com,-

Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD Perubahan Kekurangan Air Bersih dan Lampu Jalan Banyak Mati Menjadi Sorotan anggota DPRD Kota Palembang.

Rapat Paripurna ke 17 Masa Persidangan ll, Penyampaian Pandangan Umum Fraksi - Fraksi terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2022, di Gedung DPRD Kota Palembang, Selasa (23/08/2022).

Pandangan Umum Anggota DPRD kota Palembang terhadap Raperda APBD Perubahan di awali dengan Fraksi Nasdem. Menyampaikan beberapa Poin untuk menjadi perhatian dan perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah kota Palembang salah satunya pemasangan Pipa PDAM yang Mahal.




"Berdasarkan tinjauan kami ke lapangan di kelurahan talang jambe pemasangan pipa PDAM Sangat mahal mencapai 25 juta, 15 juta dan 5 juga. Kami berharap Pemerintah Kota Palembang menindak tegas oknum Pegawai PDAM tersebut," kata Juru bicara Praksi Nasdem Paidol Barokat

Selain itu lanjut dia, Banyak Lampu jalan yang mati bukan saja di jalan Perkampungan akan tetapi di jalan protokol khususnya dibawah jalan LRT padahal masyarakat dibebankan untuk membayar Listrik untuk itu masyarakat mengharapkan agar ada penjelasan yang kongkrit.

"Masih banyak lampu jalan yang mati terutama di jalan protokol dan juga jalan Perkampungan di kota Palembang sehingga menimbulkan tindakan kriminal bertambah,"ucapnya

Kemudian dilanjutkan dengan Penyampaian pandangan Umum dari Fraksi Golkar Ganefo Rohim juga menyampaikan masyarakat kota Palembang mengeluhkan Lampu penerbangan jalan banyak yang mati.




"Hampir seluruh masyarakat disetiap kecamatan kota Palembang berkeluh lampu jalan banyak yang mati dan lambat penanganan dari OPD terkait,"ucap Ganefo

Ia juga menyampaikan sisa Galian pemasangan pipa PDAM yang menyebabkan jalan Alternatif macet sehingga mengganggu Pengguna jalan

"Sisa galian PDAM menyebabkan jalan alternatif menjadi macet walaupun dikembalikan berkesan hanya alakadarnya," katanya

Selanjutnya Fraksi PKS M. Ridwan menyampaikan beberapa poin salah satunya Kekurangan penyaluran air bersih.



"Kami Fraksi PKS meminta kepada pemerintah kota Palembang untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat kota Palembang terkait ketersediaan air bersih yang dikelola oleh PDAM Musi yang mana masyarakat melakukan pembayaran untuk pemasangan dan harus menunggu sampai bertahun-tahun,"ungkapnya

Kemudian dilanjutkan oleh Fraksi PKB yang disampaikan oleh juru bicaranya M. arfani dengan harapan agar direalisasikan oleh pemerintah kota Palembang.

"Berdasarkan laporan masyarakat agar pemerintah kota Palembang untuk mendalami Drenase yang berada di daerah Sukabangun yang berkesan dangkal sehingga menyebabkan banjir dan juga Masyarakat masih banyak kekurangan Air Bersih dan PDAM lamban dalam pemasangan meteran sementara masyarakat sudah melunasi pembayaran,"ucapnya



Sementara Penyampaian pandangan Umum dari Fraksi PAN yang di bacakan oleh Ahmad Sobri Fadilah mengharapkan agar menjadi perhatian pemerintah kota Palembang bahwa beberapa Intansi yang kinerjanya Kurang maksimal.

"Kami Fraksi PAN meminta Saudara Walikota Palembang agar mengevaluasi Intansi yang kinerjanya Kurang Maksimal," harapnya

Kemudian Pandangan Umum dari Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Duta Wijaya Sakti mengharapkan agar penggunaan anggaran tepat sasaran

"Kami meminta Saudara Walikota Palembang agar menganggarkan untuk pembangunan kantor lurah sebelumnya sudah dianggarkan akan tetapi tertunda karena dampak pandemi covid-19 ,"harapnya

Selanjutnya penyampaian Pandangan Umum dari Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh juru bicaranya Akbar Alfaro terkait Parkir liar di beberapa titik, dan banyaknya Lampu jalan yang mati.



"Fraksi Gerindra mengharapkan agar pemerintah kota Palembang atau OPD Terkait untuk segera memperbaiki lampu jalan yang rusak atau tidak berfungsi lagi terutama diwilayah perkampungan," katanya

"Kemudian persoalan perparkiran yang tidak kunjung selesai masih ada oknum yang tidak bertanggung jawab melebihi retribusi yang sudah di tetapkan oleh pemerintah seperti di pasar Jakabaring Diminta dua kali ketika masuk dan saat keluar,"ujar Alfaro

Dan terakhir Pandangan Umum dari Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Juru bicara nya Iliyas Hasbullah menyampaikan beberapa poin salah satunya akhir-akhir ini banya terjadi Aksi tauran

"Kami meminta pihak terkait seperti dari kepolisian agar melakukan patroli rutin dan menindak tegas aksi yang meresahkan masyarakat,"harapnya



Menanggapi hal tersebut Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan bahwa kapasitas air bersih, PDAM tengah melakukan penambahan produksi. “Untuk (PDAM) di Kalidoni sedang proses. Di Gandus 1.100 liter per detik,”ujar Harno 

Sementara dari hasil pandangan dan aspirasi yang disampaikan DPRD, kata Harno, Pemkot akan menjawab pada rapat selanjutnya.“Kita sampaikan tanggapan dari pandangan dan aspirasi pada 5 September,” pungkasnya


Kepala Dinas PRKP Affan Prapanca menanggapi banyaknya Lampu jalan yang dikarenakan cuaca Seperti Angin dan Hujan. "Memang dalam kondisi cuaca saat ini disertai hujan angin perangkat lampu jalan ini sering mengalami gangguan, kadang-kadang ternyata ada lampunya mati tapi bola nya tidak rusak, hanya kabelnya yang kendor,"katanya. (Fera)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre