Breaking News

Iin Irwanto Tegaskan 17 Nama Anggotanya di Catut Bukan Pengurus Parpol



Palembang, Figurnews.com,-

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumsel Iin Irwanto menegaskan bahwa 17 nama anggotanya terdiri dari Staf dan Anggota dicatut oleh 9 Partai Politik bukanlah Pengurus.

Hal tersebut disampaikannya saat Pres Release di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel, Selasa (16/08/2022).

Berdasarkan hasil Pengawasan Verifikasi Administrasi Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024
Sebanyak 17 pengawas Pemilu di Sumatera Selatan (Sumsel) tercantum dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hal itu diketahui setelah jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Sumsel melakukan pencermatan di Sipol KPU dan laman infopemilu kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik

Ia menuturkan Bawaslu Sumsel melakukan Pencermatan dengan dua cara. Pertama mengecek NIK seluruh anggota dan pegawai Bawaslu, baik Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/kota di Sumsel, Kedua Setelah mendapati sejumlah NIK anggota dan pegawai Bawaslu di Sumsel dinyatakan tercantum dalam Sipol,jajaran Bawaslu kemudian memastikan lagi dengan mengakses laman Sipol KPU Pada laman sipol 

 "Dari hasil pencermatan itu ditemukan NIK anggota dan pegawai Bawaslu di Sumsel terdaftar dalam Sipol, setelah itu jajaran Bawaslu kemudian memastikan lagi dengan mengakses laman Sipol KPU Pada laman sipol diketahui ketujuh belas anggota dan pegawai Bawaslu tersebut dicantumkan oleh sembilan Partai Politik sebagai anggota,"Tutur Iin

Ia mengungkapkan Partai Politik yang memasukkan nama anggota Bawaslu dan Pegawai Bawaslu tersebut ada beberapa partai politik lama yang memiliki kursi di parlemen, partai politik lama yang tidak memiliki kursi di parlemen dan sebagian lagi partai baru.

"Jajaran Bawaslu di Sumsel yang namanya tercantum di Sipol terdiri dari 1 orang anggota Bawaslu Provinsi Sumsel, 4 orang anggota Bawaslu Kabupaten di Sumsel dan 1 orang pegawai sekretariat Bawaslu Provinsi Sumsel serta 8 staf teknis dan 3 staf pendukung sekretariat dari Bawaslu Kabupaten dan Kota di Sumsel. Dipastikan, berdasarkan hasil klarifikasi ketujuhbelas pengawas pemilu yang namanya tercantum di Sipol bukan anggota partai politik,"ungkap Iin

Untuk itu Kata Iin, atas dugaan pencatutan nama dan NIK jajaran pengawas pemilu di Sumsel ini akan dilaporkan/direkomendasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dicabut dari data keanggotaan partai politik.

"Bawaslu melaporkan ke KPU dan KPU wajib menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu tersebut sebagaimana ketentuan Undang-Undang 7 Tahun 2017,"jelasnya 

Sementara sambung dia,Strategi pengawasan Bawaslu antara lain dengan mengeluarkan surat imbauan nomor 271/PM.00.00/K.1/08/2022 tertanggal 10 Agustus 2022 yang isinya antara lain mengimbau Kemendagri, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melakukan pencermatan di https://inforpemilu.kpu.go.id/Pemilu/Cari_nik Hal ini untuk memastikan tidak ada pencatuman nama pejabat dan pegawai di seluruh instansi sebagai pengurus atau anggota parpol.

"Bawaslu Provinsi Sumsel juga telah mengeluarkan beberapa surat imbauan diantaranya kepada KPU Sumsel. Gubernur Sumsel, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel erkait upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran netralitas ASN, TNI/Polni serta imbauan kepada Parpol di wilayah Sumsel terkait dengan pendaftaran, verifikasi, penetapan partai politik calon peserta Pemilu 2024,"Sambung Iin

Kendati Demikian, Bawaslu Sumsel membuka Posko Pengaduan. Jika para pejabat atau pegawai ASN menemukan adanya nama atau data pribadinya sebagai pengurus partai politik, atau dengan kata lain nama atau data pribadinya dicatut parpol, Bawaslu Provinsi Sumsel mempersilakan yang bersangkutan untuk melaporkannya ke posko pengaduan pada Bawaslu Provinsi Sumsel atau Bawaslu Kabupaten/Kota terdekat. 

"Pengaduan dari masyarakat tersebut akan disampaikan ke KPU untuk ditindaklanjuti. Pendirian posko pengaduan masyarakat sesuai dengan Instruksi Bawaslu RI nomor 3 Tahun 2022 tentang Pendirian Posko Pengaduan Masyarakat,"jelasnya

Menurut dia, 17 nama yang di duga dicatut oleh anggota Parpol tersebut berasal dari kabupaten/kota disumsel, sebagai Staf sebanyak 12 orang dan sebagai Anggota Bawaslu sebanyak 5 orang, dan kita Pastikan mereka memang tidak terlibat sebagai Pengurus Anggota Parpol

"Bawaslu Provinsi Sumsel terdaftar sipol sebanyak 2 Orang, Kabupaten OKUT sebanyak 1 orang, Bawaslu Kota Palembang 1 orang, Bawaslu Lubuk Linggau 1 orang, Bawaslu Kabupaten Banyuasin 1 orang, Bawaslu Kabupaten OKU sebanyak 3 orang, Bawaslu Kota Pagaralam Sebanyak 1 orang, Kabupaten Musi Rawas sebanyak 3 orang, Bawaslu Kabupaten Muara Enim sebanyak dua orang, Kabupaten PALI sebanyak dua orang,"tutupnya (Fera)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre