Breaking News

Pemprov Sumsel Kembali Lanjutkan Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai 1 Agustus 2022


Palembang, Figurnews.com,-

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dibawah kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya memberikan kesempatan bagi pengusaha, Pemilik kendaraan untuk melakukan mutasi kendaraan yang tidak menggunakan nomor polisi Sumsel (BG). Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Nol Rupiah dan penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Pemutihan Pajak Kendaraan tersebut berlaku mulai 1 Agustus sampai 31 Desember 2022, Hal itu disampaikan oleh Kepala Bapenda Provinsi Sumsel Neng Muhaiba saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (28/07/2022).

"Sesuai Pergub Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dua dan seterusnya. Contohnya Kendaraan Bermotor menggunakan nomor polisi luar Sumsel (Non BG) balik nama di mutasi menggunakan nomor polisi Sumsel (BG)maka itu nol rupiah," jelas Neng 

Kemudian lanjut dia, Denda dan Bunga PKB juga dihapuskan, jadi masyarakat cukup membayar pokoknya saja. "Sesuai Pergub nomor 18 tahun 2022 tiga Komponen itu yang dihapuskan, misalnya Kendaraan yang menunggak Pajak selama 3 tahun maka cukup membayar Pokoknya saja,"ucapnya

Namun jelas Kepala Bapenda ini, bahwa ada pengecualian untuk BBN (Bea Balik Nama) pertama. " Hanya BBN KB dua dan seterusnya yang di nol rupiah kan," paparnya

Menurutnya Pemerintah Provinsi Sumsel memberikan Program pemutihan Pajak ini dikarenakan banyaknya Kendaraan Menggunakan nomor Polisi luar Sumsel yang berlalu lalang disumsel yang berdampak cukup besar khususnya Infrastruktur jalan raya.

"Seperti kita ketahui bahwa banyak kendaraan yang tidak menggunakan Pelat Kendaraan luar Sumsel menggunakan sarana prasarana melalui jalan raya terutama kendaraan yang mengangkut hasil bumi, hasil tambang dan hasil kebun,"ungkapnya

Untuk itu, Gubernur Sumsel memberikan kesempatan bagi para pengusaha untuk memutasi kendaraannya. "Dampaknya ke kita banyak jalan rusak sementara Pajaknya tidak masuk ke Sumsel,"tuturnya

Padahal sebelumnya sudah ada Perda terkait kendaraan bermotor yang menggunakan nomor polisi diluar Sumsel, Kendaraan yang menggunakan nomor polisi luar Sumsel jika beroperasi di wilayah Sumsel selama 3 bulan maka sudah seharusnya menggunakan nomor polisi Sumsel atau BG.

"Sebelumnya kita sudah ada Perdanya bahwa 90 hari kendaraan yang menggunakan nomor polisi luar Sumsel beroperasi diwilayah Sumsel wajib mutasi ke wilayah kita,"Tegas dia

Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersirat kepada Direktur PT Jasa Raharja di Pusat agar dapat ikut pada program pemutihan ini, dan permintaan tersebut mendapat respon positif, untuk itu pihak PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan ikut mendukung kebijakan Gubernur dengan memberikan juga pembebasan Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) untuk tahun lalu dan tahun-tahun lalu.

Published : Fera

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre