Breaking News

Deklarator BARAWA AHY for Presiden Kandas di Tangan AHY



Palembang, Figurnews.com,-

Usai kemelut perebutan ketua DPC Partai Demokrat Ogan Ilir ahirnya terjawab. Sonedi Ariansyah yang mendapat dukungan 11 orang ketua dari 16 DPAC se-Ogan Ilir serta mendapat rekomendasi 2 dukungan dari tim 5 DPP demokrat harus menerima telpon kekalahan dari kepala BPOKK DPP Demokrat, minggu pagi (24/07/2022) sekitar pukul 08.00 wib.

Sonedi Ariansyah adalah anggota DPRD Ogan ilir sejak tiga periode, putra daerah yang berdomisili di Ogan Ilir ini adalah deklarator relawan AHY for PRESIDEN 2024 yang pertama kali di Sumatera ialah bernama BARAWA (Barisan Rakyat Arus Bawah) Sumatera Selatan.

“Jadi dari tanah Aceh sampai Lampung, Barawa yang pertama deklarasi AHY Presiden”,kata Sonedi.

Ia juga Ketua DPD BMI Sumsel ini adalah, satu satunya anggota DPRD se Sumsel yang melakukan perlawanan terhadap Moedoko cs dengan melakukan konvoi kendaraan di kota Palembang menyerukan tangkap dan adili Moeldoko atas upaya kudeta terhadap Ketua umum AHY.

“Itu karena saya melihatnya dengan keyakinan hati, sehingga memutuskan untuk membela mas AHY sebagai jalan kebenaran. Meskipun itu beresiko bagi saya. Saya minta maaflah kalo ini salah,”tutur Sonedi.

Pada bulan mei 2022 lalu awalnya Sonedi mendaftar sebagai bakal calon ketua DPC PD Ogan Ilir lalu gagal menjadi calon ketua DPC PD OI tgl 23 mei 2022 karena dukungan Sonedi ditolak masuk verifikasi oleh tim delegasi BPOKK DPP.

” Alasannya macam macam bahwa pendukung Sonedi mengantongi SK DPAC primatur, selain itu Ketua DPAC beberapa kecamatan pendukung Sonedi adalah dituding kelompok pendukung Moeldoko. Mas Sonedi bisa saya rekomendasi berhendi dari anggota DPRD lo,” papar Sonedi menirukan tim DPP PD yang menolak ferivikasi Pendukung Sonedi.

Keesokan hari viral berita bahwa muscab Ogan Ilir berlangsung dengan satu calon aklamasi. Kepala BPOKK DPP mengambil jalan tengah bahwa muscab Ogan Ilir ditunda.

Pada 15 Juli 2022 muscab kembali alot, setelah putusan mahkamah partai memerintahkan DPD meneribitkan SK Ketua DPAC yang baru dan sekretaris DPD PD Sumsel tidak ingin menadatangani SK tersebut.

Hingga detik-detik di ruang muscab, ahirnya SK DPAC disepakati dan di SK kan masing masing 11 ketua DPAC milik Sonedi dan 5 orang lainnya tidak.

“Sudah bang saya tiga DPAC saja cukup gak apa apa,”kata Sonedi menirukan ucapan kandidat lain kepada mediator DPP yang memediasi kedua kandidat saat sebelum masuk ruang muscab.

Sebelum Muscab berjalan Tim BPOKK DPP Demokrat memerintahkan kepada BPOKK DPD agar menyiapkan draf fakta integritas yang akan ditandatangani kedua kandidat yg berisi tidak saling menggugat ke mahkama partai atas putusan yang terpilih sebagai ketua DPC.

” Kita akan ferivikasi parpol, jadi jangan sampai terganggu,” kata Sonedi kembali menirukan pesan yang disampaikan Made Rai, BPOKK DPP sebelum sidang muscab dimulai.

Dalam paparan visi, misi, program, strategi; Sonedi menyampikan hal-hal fundamental untuk memenangkan demokrat di Ogan Ilir antara lain yaitu dari menyiapkan kantor, dan segala isinya, struktur partai sampai cucung ranting serta ambulamce full branding AHY pada tahun pertama, dan akan membentuk Badan Saksi TPS. “Kita ada lumbung suara mencapai 20 persen dari mata pilih di ogan ilir kebetulan saya tahu peta suara sebagai putra daerah,”tandas Sonedi dikutip dari Brawa

Namun pada akhirnya Ia harus berbesar hati menerima kegagalannya menjadi Ketua DPC PD Ogan Ilir.Dia juga Deklarator relawan AHY for Presiden untuk Indonesia Jaya yang tergabung dalam barisan rakyar arus bawah (barawa).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre