Breaking News

Terkait Rencana Relokasi PKL Ancol Sarolangun, Ketua DPRD Tontawi Jauhari Tinjau Lokasi Kuliner Pasar Bawah

 


Sarolangun (JAMBI), Figurnews.com - Rencana Pemerintah Kabupaten Sarolangun merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Ancol Sarolangun ditindaklanjuti dengan serius oleh DPRD dan Pemerintah. PKL yang hingga saat ini menempati lokasi di seputaran taman kota dekat jembatan Tembesi akan direlokasi (dipindahkan) ke depan gedung pasar bawah, tepatnya di dekat jembatan Beatrix. Lokasi seputaran taman kota akan dijadikan zona hijau tanpa PKL dan Gedung Pasar Bawah akan dijadikan pusat jajanan kuliner Sarolangun. 

Terkait rencana pemerintah tersebut, Ketua DPRD dan Komisi II Hermi,S.Sos, Muslim beserta anggota DPRD Sarolangun Yusuf Helmi dan AH Marzuki bersama Sekda Endang Abdul Naser dan jajarannya beserta Tim Pengendalian PKL meninjau lokasi kuliner pasar bawah, Rabu siang (29)6) untuk mengetahui sejauhmana ketersediaan lokasi yang ada dan kepatuhan PKL terhadap aturan yang akan diberlakukan oleh pemerintah. 

"Setelah kita cek, ternyata banyak kendala, walaupun banyak PKL yang setuju, ada juga beberapa yang keberatan. Nampaknya kita harus menata ulang sedemikian rupa sehingga tidak menggangu pedagang lama dan pedagang baru," kata Tontawi Jauhari. 

Ketua DPRD Sarolangun dari Partai Golkar ini menyebut akan membahas masukan-masukan dari bawah ini lebih lanjut. Ia berharap adanya kata sepakat mendukung terwujudnya rencana dan niat baik pemerintah. 

"Ini mungkin yang harus kami bahas lagi di DPRD, masukan-masukan dari bawah, saya berharap ada kata sepakat untuk penataan PKL, sehingga apa yang menjadi rencana dan niat baik pemerintah saat ini untuk menata kota menjadi lebih baik bisa terwujud,"terang Tontawi Jauhari. 



Dalam peninjauan ini juga ditemukan bukti pembayaran sewa dari penyewa toko (pihak ke tiga) kepada pihak ke dua, diduga bukan dibayar kepada pemerintah (pihak pertama). nanti akan ada tindaklanjuti. Dan juga ditemukan kondisi rolling door (pintu besi) banyak hilang dan rusak. 

Terkait pembayaran sewa dari pihak ke tiga ini akan dicek apakah masuk ke pemerintah atau tidak, sedangkan kondisi toko yang ada akan direnovasi untuk dijadikan pusat kuliner sebagai ciri khas Kabupaten Sarolangun. Sehingga nanti bisa mengundang para pengunjung dari daerah lain untuk berbelanja di pasar bawah Sarolangun. 

Sementara itu Sekda Endang Abdul Naser mengatakan renovasi gedung pasar direncanakan bulan Juli tahun ini, secara bertahap. 

"Progresnya dilaksanakan bulan Juli ini, renovasi kita lakukan bertahap. Kita tidak menyusahkan pedagang atau masyarakat,kita cuma mengatur dan menata. Intinya kita sudah sepakat, yang mau dipindahkan itu 49 PKL," kata Sekda. 

Lanjut Sekda, pola penataan yang akan dilakukan, PKL dipindahkan ke tempat parkir gedung pasar bawah, sambil membenahi bangunan toko. 

"Kita pindahkan dulu baru kita tata, anggarannya belum kita hitung, kita harus kaji dulu berapa biayanya, kita tidak merubah struktur, kita cuma membongkar dinding, bisa ekonomis. dengan manfaat maksimal, dan lokasi taman di dekat jembatan sungai Tembesi kita kosongkan dari PKL dan kita pertahankan sebagai taman kota," terang Sekda. 

Peninjauan langsung ke pasar bawah ini hampir menemukan kata sepakat, Ketua DPRD Tontawi Jauhari menyebut akan membahas di DPRD dan hasil pembahasan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah, apa yang harus dilakukan terkait relokasi PKL dan rencana pemanfaatan gedung pasar bawah untuk pusat kuliner Sarolangun ini kepada Pj Bupati melaui Sekda Endang Abdul Naser. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre