Breaking News

BNNK Pasbar Gagalkan Peredaran Ganja 50 Kg, Empat Pelaku Divonis 9 Hingga 16 Tahun Penjara

BNNK PASBAR saat hadiri Sidang Praperadilan 

Pasaman Barat,Figurnews.com

Empat orang terdakwa penyalahgunaan pengedar atau pembawa narkoba jenis ganja kering ganja asal Penyambungan seberat 50 kg, divonis hukuman sembilan tahun hingga enam belas tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pasaman Barat, Selasa (31/5/2022) .

Kepala Badan Narkotika kabupaten Pasaman Barat, Irwan Effenry di Simpang Empat kepada media Figurnews.com pada Jumat (3/6) menyampaikan "Perkara penyalahgunaan Lima Puluh Kg Ganja yang dilakukan empat tersangka yang ditangkap Tim penindakan BNN beberapa bulan lalu sudah diadili. Para terdakwa dinyatakan bersalah dan menyakinkan melanggar Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009.

"Terdakwa Ridwan panggilan Iwan divonis 16 Tahun 6 bulan penjara. Terdakwa menyatakan upaya hukum banding," jelas Kaban BNNK Pasbar.

Sebelumnya Selasa (24/5 lalu Jaksa Penuntut Umum Kejari Pasaman Barat menuntut Iwan dengan pidana 15 tahun dengan denda 5 Miliar rupiah atau Subsidair 6 bulan penjara. 

Sementara terdakwa Arival Putra dan terdakwa Rifka Efendi Pgl Buyung Adik dituntut 9 tahun penjara denda 2 Miliar subsidair 6 bulan penjara. 

"Kedua terdakwa dijatuhi hukuman 11 (sebelas) tahun penjara. Putra dan buyung adik  juga mengajukan banding" kata Irwan. 

Terdakwa ke empat yaitu Syofyan Hidayat  dituntut 10 tahun penjara dengan denda 2 Miliar subsider 6 bulan penjara. Majelis hakim memvonis Pian dengan hukuman 9 tahun 6 bulan penjara.

Sebelumnya, terungkapnya kasus penyeludupan narkotika jenis ganja  yang diamankan BNNK Pasbar berupa 50 (lima puluh) paket besar ganja dengan berat keseluruahn 49.775,94 (empat puluh tujuh ribu tujuh ratus tujuh puluh lima koma sembilan puluh empat) gram 

BNNK Pasbar mengamankan para terdakwa di Perbatasan Ranah Batahan Kabupaten Pasbar Sumbar  dengan provinsi Sumut.

"Bermula pada tanggal 23 September 2022 Tim Gabungan BNNP Sumbar dan BNNK Pasbar melakukan penangkapan terhadap Pgl Iwan, Pgl Putra dan Pgl Buyung Adik dengan BB Narkotika yang diamankan berupa 50 paket besar narkotika golongan I dalam bentuk tanaman ganja kering" jelas Irwan.

Selanjutnya berdasarkan keterangan Pgl Iwan bahwa ganja tersebut diantarkan oleh Pgl Pian (DPO) yang berhasil melarikan diri.

"Selanjutnya pada bulan Novermber 2021 terdakwa Iwan mengajukan Praperadilan terhadap BNNK Pasaman Barat. PN Pasbar menolak gugatan pemohon Iwan untuk seluruhnya" pungkas Irwan..

Dalam pengembangan kasus ganja terbesar BNNK Pasbar tersebut. Pada tanggal 14 Desember 2021 tim gabungan BNN Kab Pasbar dan BNNP Sumbar berhasil mengamankan Pgl Pian (DPO) di Padang Sidempuan Propinsi Sumatera Utara.

Dengan diajukannya ke empat tersangka ke persidangan Pengadilan Negeri Pasbar dan dijatuhi hukuman penjara dengan ditambahkan denda atau subsider diganti hukuman penjara.

Irwan mengajak masyarakat Pasaman Barat untuk ikut membantu BNNK Pasbar untuk menciptakan Nagari Bersinar yaitu  Bersih dari Narkoba.

"Mari bersama sama perang terhadap Narkoba. Mulai dari aparat penegak hukum serta pemerintah Pasaman Barat untuk menjaga ranah Tuah Basamo dari peredaran gelap Narkoba" pungkasnya mengakhiri.

(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre