Breaking News

Belum Capai Target Pembayaran PBB, 37 Desa di Sarolangun Terkendala Cairkan Dana P2D


Sarolangun (JAMBI), Figurnews.com - Menjelang pertengahan tahun ini, dari 149 desa di Kabupaten Sarolangun tercatat sebanyak 37 desa yang belum melakukan pencairan dana program ekonomi kerakyatan P2D yang sangat digandrungi masyarakat Sarolangun itu. Pencairan dana P2D terkendala karena sejumlah desa tersebut belum memenuhi target kewajiban pembayaran  PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) sebagai persyaratan mutlak pencairan dana P2D. 

Terkait 37 desa yang belum mencairkan dana P2D, Kadis PMD Kabupaten Sarolangun Mulyadi menghimbau bagi Desa-desa yang belum mencairkan dana program P2D (Percepatan Pembangunan Desa) tahun 2022 agar segera memenuhi persyaratan pembayaran PBB minimal 70 persen, ini merupakan syarat mutlak, agar dana program ekonomi kerakyatan itu dapat segera dinikmati masyarakat. 

"Kami menghimbau bagi desa yang belum tercapai target 70 persen pembayaran PBB, diharap segera memenuhinya, dana P2D sangat ditunggu masyarakat, karena manfaatnya sudah terbukti sangat membantu masyarakat," himbau Kadis Mulyadi, kamis (16/6). 

Sepekan sebelumnya, Kadis Mulyadi juga telah menghimbau para Kepala Desa (Kades) se Kabupaten Sarolangun yang sudah mencairkan dana program P2D tahun 2022 untuk segera merealisasikan pemanfaatan dana P2D sesuai hasil musyawarah dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. 

Himbauan ini dimaksudkan agar manfaat dana program ekonomi kerakyatan yang merupakan salah satu program Pemkab Sarolangun sejak kepemimpinan Drs. H. Cek Endra itu cepat dinikmati masyarakat.

"PBB itu kan pajak daerah, itu menjadi syarat mutlak pencairan dana P2D, ini sudah berlaku selama tiga tahun," tegas Kadis Mulyadi. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala BPPRD (Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah) Kabupaten Sarolangun Saipullah membenarkan bahwa pembayaran dana program P2D harus dikaitkan dengan pencapaian pembayaran PBB, sesuai surat edaran yang dilayangkan BPPRD, ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi, sebagai upaya pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD). 

"Benar, kita sudah melayangkan surat edaran kepada OPD terkait, agar pembayaran dana P2D dikaitkan dengan pembayaran PBB, untuk pencapaian target PAD," kata Saipullah. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre