Breaking News

Kata Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar soal WTP

 


Painan , Figurnews.com-- Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat Rusma Yul Anwar mengakui opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari laporan hasil pemeriksaan keuangan dari BPK-RI adalah biasa, namun tekad untuk mempertahankannya merupakan sesuatu yang luar biasa.

Bupati menegaskan dirinya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten sangat mengapresiasi dan berterima kasih pada semua pihak atas kebulatan tekad serta kerja kerasnya, sehingga daerah mampu mempertahankan predikat opini WTP selama delapan kali berturut-turut.

"Khususnya pada BPK Perwakilan Sumatera Barat terkait ketulusan dari pembinaan yang diberikan. WTP memang soal biasa, tapi mampu mempertahankannya butuh usaha dan tekad yang luar biasa," ungkap bupati di Painan.

Berdasarkan hasil pemeriksaannya, BPK RI memberikan predikat WTP untuk ke delapan kalinya pada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terkait keberhasilan dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan pertanggungjawaban keuangan negara dan daerah tahun anggaran 2021.

Predikat dan laporan hasil pemeriksaan keuangan itu diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK RI Perwakilan Sumatera Barat pada Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar dan Ketua DPRD Ermizen secara serentak bersama lima kabupaten/kota lainnya.

Bupati menyampaikan Negeri Sejuta Pesona itu pertama kali menerima predikat itu pada 2015 masa pemerintahan Bupati Nasrul Abit berdasarkan laporan hasil pemeriksaan tahun buku 2014. Kemudian dipertahankan Bupati Hendrajoni selama lima tahun.

Capaian itu sebagai bukti kerja keras dan komitmen yang kuat dari seluruh entitas pengguna keuangan negara dan daerah di lingkup pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas dan pertanggungjawaban penggunaannya.

"Alhamdulillah, sampai kini tetap bertahan. Kerja keras semua pihak atas capaian itu patut kita apresiasi bersama," ujar bupati.

Bupati menegaskan perangkat daerah untuk dapat bekerjasama dan terus melakukan berbagai perubahan ke arah yang lebih baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan penggunaan keuangan daerah.

Pemerintah kabupaten memiliki komitmen dan keseriusan dalam menyelenggarakan keuangan transparan dan akuntable demi terwujudnya masa depan daerah sesuai yang diharapkan.

"Tanpa adanya kerjasama yang baik dari seluruh lini, tentu target itu sulit dicapai. Mudah-mudahan tetap bertahan hingga yang ke-10," tegas bupati.

Secara terpisah Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah (DPKAD) Hellen Sasmita Sari mengatakan terus melakukan pembinaan pada seluruh entitas pemerintah kabupaten di Pesisir Selatan.

Menurutnya kepala daerah secara tegas menyatakan mendukung penuh upaya pembinaan penyelenggaraan keuangan negara maupun daerah, sehingga dapat dipertanggungjawabkan setiap rupiah yang digunakan.

"Kami siap membantu perangkat daerah terkait konsultasi penggunaan keuangan negara agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," ucapnya.(Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre