Breaking News

Gara - Gara Truk Kelas VIII Dengan Muatan Besi Proyek, Belasan Truk Sembako Gagal Berangkat Kementawai.


Padang(Sumbar), Figurnews.com --

Belasan truk bawa sembako gagal berangkat ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, hal initerungkap dari pengakuan beberapa sopir truk sembako, Kamis sore 12 Mei 2022 di Pelabuhan Barao Bungus.


Dari pengakuan sopir tersebut, bahwa mereka sangat kesal pada Bapak Sutisman sebagai operator/ penanggung jawab muatan kapal. Hal itu dikarenakan KMP Gambolo memuat truk tonase dengan kapasitas besar dngan muatan besi baja. 

"Kami sangat kesal sama bapak Sutisman sebagai pengelola ASDP Pelabuahn Barau Bungus, yang mana kebejakan beliau tidak mengutamakan kebutuhan masyarakat. Beliau memuat truk kelas VIII berserta muatannya besi baja dan itu tidak sesuai dengan aturan ASDP."papar Budi mewakili para sopir.


Namun ketika awak memdia ini mempertanyakan dan bagaimana langkah atau keinginan para sopir dilakukan 

"Keinginan kami, mobil yang dua itu dikeluarkan dan didahulukanlah truk yang bawa sembako untuk kebutuhan masyarakat Mentawai dan Sipora,"imbuh Budi lagi.

Dalam hal ini, awak juga menanyakan tentang kepastian mereka diberangkatkan.

"Hal ini, kami masih menunggu kepastian sekaitan hal ini. karena kami tidak tahu,"terang Budi.

Sekaitan hal itu, awak media juga mengkonfirmasi tentang tidak dimuatnya truk yang bawa sembako untuk kebutuhan masyarakat mentawai. Dan juga mengenai keberadaan truk kelas VIII dengan muatan besi untuk proyek.

"Bapak dari mana, kalau mengenai hal itu saya tidak ada kewenagan memberi keterangan. karena saya hanya sebagai operator untuk muatan kapal ini,"ujar Sutisman Kepala/penanggung jawab muatan KMP Gambolo.

"Sebagusnya, bapak tanya saja pada Kepala UPTD Kementerian Perhubungan untuk lebih jelasnya,"terangnya sambil berlalu.

Lainnya dengan Kepala UPTD Pelabuhan Barau, Agus Sumarso menjelaskan persoalan tentang truk sembako yang gagal berangkat dan mereka protes atas keberadaan truk kelas VIII diatas KMP Gambolo.

"Kalau mengenai hal itu, saya dengar semua keluhan para sopir truk sembako yang tidak memuat truknya ke KMP Gambolo. Mereka sangat keberatan atas keberadaan 2 truk kelas VIII yang muatan besi. Disamping tonasenya besar dan juga memakan tempat dan mengakibatkan hanya beberapa truk sembako saja yang bisa muat,"beber Agus pada awak media.

"Dan perlu ketahui, bahwa truk bukan disini muatnya tapi dipelabuhan periakan TPI. Kalau disini tidak saya ijin, karena kapasitas pelabuhan hanya untuk tonase kecil saja," tambahnya lagi. 

Namun ketiak awak media mempertanyakan, apa langkah dan solusi dalam mengatasi persoalan para sopir truk sembako yang gagal berangkat.

"Mengenai hal itu, saya telah mengadakan rapat disini dengan pihak pengelola ASDP dan menjelaskan apa solusinya. Dalam penjelasannya, truk sembako tetap diberangkat besok pagi dengan KMP Ambu-Ambu. Kita juga kasihan sama mereka dan itu telah dibicarakan tadi."pungkas Agus Sumarso Kepala UPTD Kementerian Perhubungan Bungus. (Yn)

1 komentar:

  1. Kok sering sekali terjadinya permasalahan di pelabuhan penyeberangan teluk bungus. Yg merugikan masyarakat bawah yg mencari makan. Apakah banyak sekali kepentingan oknum2.ini harus di tindak lanjuti petiggi2nya.

    BalasHapus

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre