Breaking News

Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya Membuka Pertemuan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2022


Way Kanan, Figurnews.com --

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya membuka pertemuan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2022 sekaligus pelantikan Satgas di Aula Utama Pemkab Way Kanan, Selasa (17/5/2022).

Bupati menyampaikan Tahun 2020-2024 merupakan tahapan terakhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025 sehingga merupakan periode pembangunan jangka menengah yang sangat penting dan strategis.

“RPJMN 2020-2024 akan berpengaruh pada capaian target pembangunan dalam RPJPN, pendapatan per kapita Indonesia akan mencapai tingkat kesejahteraan setara negara berpenghasilan menengah atas (Upper Middle Income Country) yang memiliki kondisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kesejahteraan rakyat lebih baik,” ujarnya

Lebih lanjut Adipati Surya menyampaikan sesuai RPJPN 2005-2025, sasaran pembangunan jangka menengah 2020-2024 adalah mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif yang didukung sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

Dukungan lain yang tak kalah penting adalah menganggarkan kegiatan terkait program stunting pada organisasi dan APBDes setiap tahun. Berdasarkan Mandat Perpres Nomor 72 Tahun 2021, BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Program

“Percepatan penurunan stunting berdasar Keputusan Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas No. KEP 42/M.PPN/HK/04/2020 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021 bahwa Kabupaten Way Kanan merupakan salah satu dari 100 kabupaten perluasan lokus stunting,” ucapnya.

Raden Adipati juga menjelaskan penurunan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan seperti terhambatnya tumbuh kembang anak. Stunting mempengaruhi perkembangan otak sehingga tingkat kecerdasan anak tidak maksimal.

“Ini beresiko menurunkan produktivitas saat dewasa. Stunting juga menjadikan anak rentan penyakit dan beresiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasa. Bahkan stunting dan berbagai bentuk masalah gizi diperkirakan berkontribusi pada hilangnya 2-3% Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahun,” ungkap Adipati.

Kabupaten Way Kanan telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mulai dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa yang dituangkan dalam bentuk surat keputusan. Kabupaten Way Kanan juga telah menetapkan 30 Kampung sebagai desa lokasi fokus penanganan stunting pada 2022.

“Ini bukan berarti kampung lainnya tidak mendapat perhatian, hingga 2024 secara bertahap seluruh kampung di Kabupaten Way Kanan akan menjadi lokus penanganan stunting,” pungkasnya. Ln

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre