Breaking News

Zulfikar Sebut Soal Pengelola Arsip di Setiap OPD

Foto: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mentawai, Zulfikar. Jumat, (22/04/2022).

MENTAWAI. FN- Peranan Pengelola arsip di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pencipta arsip sangat penting dalam menunjang administrasi. Khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Maka dari itu, pentingnya mengetahui aturan dan cara pengelolaan kearsipan di setiap OPD. Arsip bisa berupa dokumen maupun catatan sejarah. 

Arsip yang berupa catatan sejarah mengenai kehidupan masyarakat disimpan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. 

Hal itu telah diatur dalam UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan. Selanjutnya, Perpres Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta Kepmenpan RB Nomor 679 Tahun 2020 Tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). 

Berdasarkan UU nomor 43 tahun 2009, yang dimaksud sebagai arsip ialah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media.  

"Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa arsip tidak serta merta boleh dibakar, dimulai dari proses penyusutan, pengahapusan dan memusnahkan mesti ada tim penilainya," Sebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Mentawai, Zulfikar diruang kerjanya. Jumat, (22/04/2022). 

Selain itu, tim penilai lanjutnya bisa melibatkan aparat hukum. Apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam memusnahkan arsip, maka dapat dipidana. 

Zulfikar menambahkan, terdapat dua bentuk arsip berdasarkan fungsinya yakni, arsip Dinamis dan Statistik. 

Fungsi arsip dinamis ialah untuk merekam peristiwa yang terjadi dalam waktu 10 tahun yang masih digunakan oleh pencipta arsip. Sedangkan arsip Statistis arsip yang sudah tidak digunakan oleh pencipta arsip, biasanya memiliki nilai sejarah dengan umur peristiwa lebih dari 10 tahun.  

Ia mengatakan, arsip statis yang memiliki nilai sejarah di Mentawai saat ini belum terkumpul dengan baik. Hal itu disebabkan oleh ketidak tahuan pengelola arsip sebelumnya. Mestinya, arsip yang sudah lama mesti dinilai dan diserahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. 

"Seharusnya arsip yang bernilai penting diserahkan kepada kita, namun itu belum terjadi," terang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan itu. 

Tentu dengan kejadian itu lanjutnya, perlu penelusuran terkait arsip yang memiliki nilai sejarah tersebut.

Kedepan ia berharap setiap OPD memiliki unit dalam pengelolaan dan penyimpanan arsip. Apabila melakukan penyusutan, penghapusan dan pemusnahan agar berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan. 

Zulfikar menyebutkan, pada tahun 2023 mendatang pengelolaan arsip dinamis akan dilakukan secara digital. Hal itu sesui Kepmenpan RB Nomor 679 Tahun 2020 Tentang Aplikasi Umum Bidang Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). 

Melalui aplikasi srikandi tersebut Dinas Perpustakaan dan Kerasipan bakal bekerjasama dengan Dinas Kominfo Mentawai terkait pengelolaan arsip. "Kita akan mesosialisasikan arsip dinamis berbasis digital ini pada bulan juli 2022 mendatang," paparnya. 

Tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mentawai menargetkan pemindahan arsip 15 OPD. Tercatat pemindahan arsip saat ini telah dilaksanakan di 6 OPD. 

Wartawan : Erik Virmando

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre