Breaking News

Sepi Pembeli Dikeluhkan Pemilik Toko Material.

 


Painan, Figurnews.com -- Daya beli masyarakat yang melemah terjadi di semua sektor. Termasuk material bangunan. Penjualan pun mengalami penurunan drastis hingga 30 persen. Seperti diungkapkan pemilik Toko TB Yenti Alayra.

Dikatakannya, sepinya penjualan sudah terjadi sejak 6 bulan lalu. Salah satu faktornya adalah karena naiknya pembelian barang cukup tinggi. 

Penurunan omzet hampir 30 persen. Memang pasarnya lagi sepi. Sekarang orang cenderung pikir-pikir mau bangun atau renovasi rumah. 

Tak sedikit orang yang akhirnya menunda pembangunan rumah,” katanya kepada Figurnews.com, Selasa (12/3/2022)

Menurut Iman doank, selain material bangunan yang ikut naik, ongkos tukang pun ikut mahal. “Beda dengan sembako, setiap hari ada saja yang beli. Kalau material kan bukan kebutuhan pokok jadi bukan prioritas,” ujarnya.

Secara pribadi, imen doang tidak menaikkan harga secara siginfikan. Tujuannya agar pelanggan bisa tetap membeli kebutuhannya tanpa harus khawatir harga mahal. “Ada yang laku saja untung karena sepi sekali,” ucapnya.

Hal senada juga dituturkan karyawan Toko Besi Sahabat Imel doang. Menurutnya, di tengah kondisi krisis seperti ini pihaknya ikut menaikkan harga material 1 kilo besi Rp 500 per kilo.Di tempatnya, sambung dia, penurunan omzet terjadi hingga 50 persen. 

Daya beli masyarakat yang sangat menurun diprediksi akan berlangsung lama. Terlebih lagi hari mau lebaran otomatis orang perlu beli baju lebaran,Terpaksa daya belinya lemah. 

Rata-rata orang menunda belanja nunggu harga stabil karena harga di pasaran juga ikut melambung naik,” imbuhnya.(Ef).

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre