Breaking News

SDN 241 Muara Delang 1 Tabir Selatan Diduga Tidak Terurus, Kemana Dana Bos nya

 


MERANGIN-Jambi Figurnews.com– Bantuan Dana BOS yang diturunkan pemerintah pusat melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud), tujuannya untuk memenuhi standar layanan, minimal proses kegiatan belajar mengajar pada satuan pendidikan dasar khususnya di bidang sarana dan prasarana.

SDN 241/VI Muara delang I  yang berada di Desa muara delang, Kecamatan Tabir selatan Kabupaten Merangin, Jambi, merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan dana BOS setiap tahunnya, namun sangat disayangkan informasi yang beredar di seputar sekolahan sarana dan prasarana di sekolah ini sangat memprihatinkan .

Dugaan tersebut dilihat dari hasil penelusuran awak media di lapangan, Jum'at (8/4/22) dimana terlihat keadaan gedung sekolah yang memprihatinkan diantaranya dinding kelas banyak yang mengelupas, plafon kelas banyak yang jebol, bahkan beberapa kaca banyak yang pecah, dan sekolah terlihat kumuh dan ada satu gedung yang tidak berpungsi, dan sebagian dari WC sekolah pun tidak juga berpungsi.

Padahal sudah dijelaskan dalam Permendikbud No 6 Tahun 2021 tentang Petujuk teknis JUKNIS Bantuan Operasional Sekolah BOS Reguler tahun 2021 itu sudah jelas anggaran dari pemerintah pusat maupun kabupaten (APBN/APBD).

Hasil monitor Ketua LSM HAM Indonesia, Kabupaten Merangin, Larisman Sinaga bersama tim media Kongkrit, dan media Figurnews.com pada hari tersebut Jum'at (8/4/22) meninjau langsung keadaan Sekolah guna monitor control dan bertanya pada warga masyarakat, yang berada diseputaran sekolah, dan dari hasil turun kelapangan mencari informasi menurut penyampaian masyarakat bahwa sudah lama terlihat keadaan sekolah seperti demikian.

"Ya tadi kami sudah mewawancarai beberapa warga sekitar sekolah ini, dan para guru yang ada didalam kantor sekolah menurut penuturan salah satu warga jumlah murid di SDN 241 muara delang ini cukup banyak, dan tentunya anggaran dana BOS juga besar, tapi kenapa sekolah ini sangat semrawut dan terkesan tidak terawat, untuk itu kami dari LSM HAM Indonesia akan segera menindak lanjuti dan bilamana terbukti adanya pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang dari oknum kepala sekolah, akan melaporkan permasalahan ini kepada APH dan instansi terkait serta Dinas pendidikan,’' demikan ucap Larisman.

Disini juga saya jelaskan bahwa kami sudah juga konfirmasi dan berdiskusi dgn beberapa jumlah guru, dan juga kami sudah diberikan waktu bertemu langsung dengan kepala sekolah dan bendahara sekolah.

Terkait dengan hal tersebut, kepada media ini Kepala SD Negeri 421 Supardianto  S Pd ketika di konfirmasi  pada Jum'at (7/4/22) mengatakan jika murid yang ada di sekolah tersebut sebanyak 207 siswa.

"Supardianto mengatakan dalam diskusi wawancara tersebut, bahwa saya sudah 2 tahun ini tidak pernah tau dan tidak mengelola lagi tentang dana bos, sepenuh nya saya sudah serah kan semua tentang dana bos ini kepada bendahara sekolah, yaitu buk Nining." Ujar kepala sekolah.

Terus terang  Saya menjabat jadi Kepala Sekolah di SD ini sudah termasuk lelah, dikarenakan saya sudah sakit sakitan oleh karna itu kemaren kemaren saya sudah coba ajukan pensiun tapi belum juga, mungkin di tahun 2024 lh. "Jelas kepala sekolah.

Atas prihal dan temuan tersebut, diharapkan kepada APH (Aparat Penegak Hukum) serta Dinas terkait dapat melakukan pemeriksaan. Sehingga jika terbukti ada dugaan terjadinya korupsi dapat segera ditindak lanjuti.

( Umar Khatab )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre