Breaking News

Athari Gauthy Ardi Wakil Komisi V DPR RI Gelar Audensi Dengan Pengda JMSI Sumbar, Sekaitan Pembangunan Infrastruktur di Sumbar


Padang(Sumbar), Figurnews.com --
Jejaring Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan  Audensi dengan Anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthy Ardi, Rabu ( 27/4/2022), di Kawana Hotel.

Dalam audensi itu, Anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauthy Ardi memastikan, dirinya komit untuk memainkan peranannya dalam politik hitam putih dan tidak mau abu-abu.

"Dalam hal ini, sebagai anak muda dan perempuan pula, saya hanya ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat terutama di daerah pemilihan. Alhamdulillah, PAN juga memberikan ruang yang luas untuk perempuan dan anak muda," ungkap Athary dalam audensi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Athary, saat dialog interaktif bersama Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (Pengda JMSI) Sumatera Barat. Dialog ini juga diisi dengan agenda buka bersama.

Athary dikesempatan itu berkisah tentang pengalamannya yang kerap tak dianggap, terlebih statusnya sebagai politisi perempuan. Menurutnya, hal itu sudah terjadi saat jadi Caleg. Bahkan, saat sudah jadi legislator di senayan pun, tak dianggap juga kerap dirasakannya.

Athari Gauthy Ardi Anggota Komisi V DPR RI memaparkan berbagai hal serta isu yang berkembang sekaitan persoalan pembangunan Infrastruktur di Sumbar. Hal ini memang harus jadi perhatian serius bagi Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten. 

"Alhamdulillah, walau tak dianggap, saya tetap berjuang walaupun harus sendirian. Hasilnya, di tahun 2022 ini, alokasi anggaran bidang infrastruktur untuk Sumatera Barat, berhasil saya perjuangkan lebih dari Rp400 miliar," ungkap Athari.

"Alokasi dana pusat itu diberikan untuk berbagai proyek pembangunan. Seperti, irigasi di Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok. Juga ada kegiatan peningkatan jalan dan jembatan di Dharmasraya dan Sijunjung serta lainnya," papar Athari.

Athari juga merasa heran dengan minimnya komunikasi bupati/wali kota di Sumatera Barat, dengan dirinya sebagai wakil rakyat di parlemen yang membidangi persoalan infrastruktur. Terutama, Pemprov Sumbar. Nyaris tak ada sama sekali.

"Katanya mau fokus pariwisata. Sektor ini harus didukung infrastruktur yang baik agar pengunjung nyaman datang berkunjung. Sampai sekarang, timnya bapak gubernur, tak sekalipun berdialog dengan saya tentang rencana pembangunan infrastruktur yang terkait pariwisata," terang politisi perempuan PAN itu.

"Mungkin, timnya pak gubernur merasa bisa langsung dengan pak menteri sehingga kami ini di DPR tak dibawa serta," tambah Athari dalam diskusi bertajuk "Kilas balik tiga tahun jabatan Athari Gauthy Ardi untuk langkah Sumatera Barat masa depan."

Dengan disahkannya UU No 2 Tahun 2022 tentang Jalan, ungkap Athari, peningkatan infrastruktur pariwisata ini sangat memungkinkan untuk dilaksanakan. Terlebih, semua nomenklatur untuk mendukung infrastruktur kepariwisataan itu tersedia.

"Lahirnya UU tentang Jalan yang baru ini, maka tak ada lagi pembatasan kewenangan pembangunan antara jalan nasional, provinsi dan kabupaten/kota. Dengan adanya UU 2/2022 ini, dana pusat sudah bisa langsung masuk ke kabupaten/kota. Apalagi untuk mendukung industru pariwisata, pasti bisa," tukas Athari.

"Baru Bupati Sijunjung yang menawarkan proposal pengembasan kawasan Silokek sebagai Geopark. Kemudian Pemkab Pessel, Solok dan Dharmasraya yang menawarkan pengawalan anggaran irigasi dan jalan. Alhamdulillah, semuanya dapat dikawal dan diperjuangkan," tegas Athari.

Siap Bersinergi

Sekretaris Pengda JMSI Sumatera Barat, Aguswanto mengatakan, organisasi pemilik media ini berdiri pada 8 Februari 2020 lalu. Di usia yang kedua tahun, pada 2022 ini, telah diterima sebagai konstituen Dewan Pers.

"Semoga kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam agenda pembangunan Sumatera Barat kedepan terutama yang berkaitan dengan bidang tugas di Komisi V DPR RI (Bidang Infrstruktur)," harap Aguswanto mewakili Ketua Pengda JMSI Sumbar, Syahrial Azis yang berhalangan hadir.

Disebutkan Aguswanto, Pengda JMSI Sumbar ini beranggotakan 22 media siber. Terdiri dari 5 media berstatus terverifikasi administrasi dan faktual Dewan Pers, lima media berstatus terverifikasi administrasi Dewan Pers, dua media telah memiliki akun pendaftaran ke Dewan Pers serta 10 media sisanya baru berbadan hukum perseroran terbatas (PT).

"Komitmen JMSI membentuk ekosistem industri pers yang sehat dan bertanggungjawab," ungkap Aguswanto.

Sementara, Ketua Pelaksana, Hanny Tanjung mengatakan, berterimakasih pada Athary yang telah meluangkan waktu untuk berbagi informasi bersama Pengda JMSI Sumatera Barat.

"Athary selain pengusaha, juga seorang politkus muda yang telah berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 di usia yang kurang 30 tahun," ungkap Hany.

Kisah sukses Athary ini, menurut Hany, bisa jadi teladan bagi anak muda milenial Ranah Minang dalam meniti karir baik sebagai pengusaha maupun sebagai politisi muda. 

Dan ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan politisi muda Sumbar yang berhasil duduk di Senayan yang mampu memperjuangankan anggaran untuk pembanguanan Infrastruktur di Provinsi Sumbar. Ini juga merupakan kebanggan kita dan juga sebagai pemicu bagi generasi milinial Sumbar lainnya yang ingin berkiprah dalam upaya membangun Ranah Minang ini.

Usai acara audensi tersebut,  Athari Gauthy Ardi Anggota Komisi V DPR RI bersama Pengda JMSI Sumbar melaksanakan buka bersama di Kawana Hotel di Padang. (Rd)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre