Breaking News

816.000 Batang Rokok Ilegal Disita Bea Cukai Kediri , Negara Ditaksir Dirugikan 574 Juta.


Kediri, Jatim Figurnews.com.– Berkat upaya dan kerja keras dari Tim Unit Intelijen dan Penindakan. (INDAK), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kediri , berhasil menggagalkan upaya peredaran 816.000 batang rokok ilegal.

Kepala KPPBC Kediri, Sunaryo mengatakan upaya penggagalan tersebut dilakukan pada Rabu, (6/4/2022).

Dimana dalam Operasi penggagalan peradaran rokok ilegal  tersebut. disampaikan Sunaryo saat melakukan press release di Aula KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri, Selasa (12/4/2022).

Ia mengatakan, kegiatan operasi penindakan dilakukan berdasarkan hasil operasi intelijen yang mendeteksi adanya rencana pengiriman BKC ilegal berupa rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) polosan tanpa dilekati pita cukai yang dimuat dalam sarana angkut penumpang berupa Bus P.O. Pahala Kencana trayek Madura –  Banten, yang akan melewati ruas Jalan Tol Trans Jawa.

“Setelah melintasi wilayah pengawasan KPPBC Tipe Madya Cukai Kediri, Tim Indak bergerak melakukan operasi penindakan berupa pengejaran (hot pursuite) terhadap sarana pengangkut dimaksud, dan berhasil dilakukan penghentian dan penggledahan di ruas Tol Kertosono – Ngawi KM. 648,dan segera ditindaklanjuti dengan kegiatan pemeriksaan terhadap seluruh muatan barang baik bagasi maupun kabin bus,” terang Sunaryo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik kedapatan BKC ilegal berupa rokok jenis SM berbagai merek tanpa dilekati pita cukai sejumlah 4.080 (empat ribu delapan puluh) slope @ 10 pack @ 20 batang, setara dengan 816.000 (delapan ratus enam belas ribu) batang yang dikemas dalam 51 (lima puluh satu) karton, dengan rincian sebagai berikut ;

1. SKM merek ANOAH 80.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

2. SKM merek NEW ABS 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

3. SKM merek DALILL 48.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

4. SKM merek S MILD 48.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

5. SKM merek LOIS MILD 144.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

6. SKM merek GICO BLACK 48.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

7. SKM merek FLASH 32.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

8. SKM merek GUCCI 112.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

9. SKM merek PUTRA SURYA 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

10. SKM merek DUBAI 96.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

11. SKM merek ADWAK 48.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

12. SKM merek AYLA 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

13. SKM merek ASWAD 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

14. SKM merek AEROX 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

15. SKM merek SURYA GALAXY 32.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

16. SKM merek HYS GOLD 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

17. SKM merek PREMIER GOLD 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

18. SKM merek HJS SUBUR JAYA 16.000 batang Tanpa dilekati pita cukai, 

“Perkiraan nilai barang hasil penindakan sejumlah 816.000 (delapan ratus enam belas ribu) batang dimaksud sebesar lebih kurang, Rp 930.240.000,00-- (sembilan ratus tiga puluh juta dua ratus empat puluh ribu rupiah), dengan potensi kerugian negara di bidang cukai mencapai lebih kurang,Rp 574.251.840,00 --(lima ratus tujuh puluh empat juta dua ratus lima puluh satu ribu delapan ratus empat puluh rupiah),” ungkap Sunaryo.

Barang hasil penindakan berupa rokok jenis SKM tanpa dilekati pita cukai dimaksud dituangkan pada Surat Bukti Penindakan (SBP), Nomor : SBP-35/KBC.120202/2022 , tanggal 06 April 2022, dan diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 Pasal 54 yang menyatakan : “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kalby i nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang harus dibayar. 

Ditambahkanya , untuk selanjutnya terhadap barang hasil penindakan dalam operasi rokok ilegal tersebut , masih dalam proses penelitian lebih lanjut , demikian disampaikan Sunaryo Kepala KPPBC Kediri. 

(Rudy Priyono)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre