Breaking News

Tradisi Turun ke Sawah Pelestarian Budaya Anak Nagari Solok


SOLOK KOTA,Figur news .com –

 Turun ke sawah merupakan salah satu tradisi yang selalu lestarikan oleh masyarakat Kota Solok. Turun ke sawah merupakan sebuah tradisi yang digelar sebagai bentuk rasa syukur terhadap anugrah Allah Subhanallahu wa Ta’alla.

Tradisi ini sudah dilaksanakan secara turun temurun, hingga saat ini masih tetap digelar jika masyarakat Kota Solok hendak turun ke sawah. Biasanya pagelaran budaya ini dilaksanakan seusia panen padi, dan dipusatkan area Sawah Solok.

Kali ini, pagelaran budaya turun ke sawah, Sabtu (12/3/2022) lalu, diikuti langsung oleh Wakil Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra. Wawako berduet dengan Ketua LKAAM Kota Solok Rusli Khatib Sulaiman. Keduanya berduet dalam pelaksanaan silek anak nagari Solok.

Silek, dalam bahasa Indonesia disebut Silat, adalah seni beladiri yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau, Sumatra Barat, Indonesia. Tradisi ini diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi.

Masyarakat Minangkabau memiliki tabiat suka merantau semenjak beratus-ratus tahun yang lampau. Untuk merantau tentu saja mereka harus memiliki bekal yang cukup dalam menjaga diri dari hal-hal terburuk selama di perjalanan atau di rantau, misalnya diserang atau dirampok orang.

Di samping sebagai bekal untuk merantau, silek penting untuk pertahanan nagari terhadap ancaman dari luar. Silat Minangkabau juga sebagai sarana hiburan yang dipadukan dengan drama yang dinamakan Randai. Yang berisikan nasihat Dan petuah Dari Nenek Moyang yang diturunkan secara turun temurun.(ayu) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre