Breaking News

Tingkatkan Disiplin Berkendara, Kapolri Launching ETLE Tahap ll


Palembang,
Figurnews.com,-

Tingginya angka pelanggaran lalu lintas di Indonesia khususnya di daerah Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi Melaunching ETLE Tahap ll dan diikuti oleh Polda Sumsel secara virtual.

Diluncurkannya program penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional tahap Il, salah satu cara untuk mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Tony Harmanto mengatakan bahwa di Sumatra Selatan tergolong angka kecalakaan lalulintas cukup tinggi salah satu penyebabnya tidak tertib berlalulintas. Nah dengan adanya ETLE ini cara untuk meminimalisir Angka tersebut.

"Kita tahu bahwa di Sumsel angka kecelakaan kemudian juga angka pelanggaran perlu dilakukan budaya tertib lalulintas salah satunya dengan ETLE tersebut,"ucap Kapolda usai Launching ETLE Tahap ll di Loby Ditlantas Polda Sumsel,Sabtu (26/03/2022).

Menurutnya, Penerapan penegakan hukum lalu lintas secara elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) salah satu cara ampuh untuk menimbulkan epek jera terhadap masyarakat yang tidak tertib berlalulintas.

"Apalagi nanti akan dikenakan Sanksi secara maksimal sehingga mau tidak mau para pengendara ini takut untuk melakukan pelanggaran perlu dilakukan budidaya berlalulintas,"jelasnya

Bukan Hanya itu Kata Kapolda, melainkan pihaknya sedang mempercanggih kamera ETLE dalam pengenalan wajah. "Khusus Sumsel kita sedang mengkombinasikan bukan hanya kendaraan saja tapi juga untuk mendeteksi face recognition pengenalan wajah artinya nanti pengendara yang melanggar juga akan ter-capture berikut dengan kendaraannya ,"bebernya

Ia berharap dengan adanya ETLE Provinsi Sumatera Selatan menjadi perkotaan untuk mengintegrasikan teknologi. "Kita berharap menjadi langkah perbaikan bagian untuk menciptakan smart city,"harapnya

Sementara Dirlantas Polda Sumsel melalui Wadirlantas AKBP Sigit Adi Wuryanto SIK MH menambahkan bahwa setelah terpasangnya kamera canggih ETLE setiap harinya ribuan kendaraan yang terekam oleh kamera ETLE melakukan pelanggaran-pelanggaran.

"Satu hari 22 ribu pelanggar yang Ter-capture oleh kamera ETLE,"kata Sigit

Nah, begitu memprihatinkan bahwa masyarakat ini dalam Berlalulintas sehingga angka kecelakaan tinggi. Untuk itu selain ETLE tentunya pihaknya memasifkan Patroli.

"Salah satunya mengurangi pelanggaran ini ya ETLE, selain itu dengan Patroli hunting,"ucap Sigit

Maka perlu dilakukan penegakan hukum yang tegas agar menimbulkan epek jera bagi masyarakat. "Cara kita mendidik masyarakat untuk tertib berlalulintas," ujarnya

Sejak di berlakukannya ETLE yang Ter-capture oleh kamera canggih paling banyak melakukan pelanggaran-pelanggaran tidak menggunakan Sefety belt. "Dari 22 ribu paling tinggi yang melakukan pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman,"ungkap Sigit

Ketika di singgung denda pelanggaran Sigit menjelaskan paling tinggi yakni menggunakan handphone ketika berkendara. "Paling tinggi dendanya menggunakan handphone, karena epek menggunakan handphone sangat luar biasa,"jelasnya.(Fera)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre