Breaking News

Tahun Ini, 33 Desa di Mentawai Bakal Terima Sertifikat Tanah dari Program PTSL

Foto: Sentral Pelayanan Masyarakat di Kantor BPN Mentawai, Jl. Raya Km-09, Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara. Selasa, (22/03/2022).

MENTAWAI.FN- Sesui Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kepulauan Mentawai Nomor 04/SK-13.09.HP.02/1/2022 tentang penentapan lokasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2022. 

Berdasarkan SK tersebut terdapat 33 Desa dari 43 Desa di 10 Kecamatan yang bakal menerima PTSL. 

Kepala Kantor BPN Mentawai, Isman Yandri melalui Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Mentawai, Rahmatsyah menyebutkan ke-33 desa itu adalah Desa Muara Sikabaluan, Mongan Paula, Malancan, Sirilogui, Satboyak dan Desa Bojokan di Kecamatan Siberut Utara dengan jumlah 6.300 bidang. 

Selanjutnya, Desa Sigapokan di Kecamatan Siberut Barat dengan jumlah 2.000 bidang. Kemudian, Desa Muara Siberut, Maileppet, Muntei, Madobag dan Desa Matotonan di Kecamatan Siberut Selatan dengan jumlah 4.350 bidang. 

Kecamatan Siberut Tengah terbagi di dua Desa yakni, Saibi Samukop dan Cimpungan dengan jumlah 3.765 bidang. Kecamatan Sipora Utara terbagi di dua Desa yakni, Desa Tuapejat dan Desa Betumonga dengan jumlah 4.246 bidang. Seterusnya di Kecamatan Sipora Selatan terbagi di Desa Sioban, Mara, Nemnemleleu, Bosua, Beriulou dan Desa Saureinu dengan jumlah 5.500 bidang. 

Kemudian di Pagai Utara terbagi di tiga Desa yakni, Desa Saumangayak, Silabu dan Desa Betumonga dengan jumlah 7.000 bidang. Kecamatan Pagai Selatan terbagi di empat Desa yakni, Desa Bulasat, Sinakak, Malakopak dan Desa Makalok dengan jumlah 9.885 bidang. Kecamatan Sikakap terbagi di tiga Desa yakni, Desa Sikakap, Sinakak dan Desa Matobe dengan jumlah 1.952 bidang. 

“Penetapan lokasi PTSL untuk Kecamatan Siberut Barat Daya di satu Desa yaitu Desa Katurei dengan jumlah 115 bidang,” ungkap Rahmatsyah. Selasa, (22/03/2022). 

Apabila dipertengahan kegiatan pengukuran dikatakannya penetapan lokasi awal terget bisa saja berubah. Hal itu dapat dilatarbelakangi oleh sejauh mana kesiapan desa setempat. Apabila tidak memenuhi syarat dapat dialihkan ke desa lain. 

“Kemungkinannya bisa saja bertambah untuk penetapan lokasi PTSL setelah dievaluasi, kalau itu masih dalam area penggunaan lain, program PTSL tahun 2022 ini dimulai di kecamatan Pagai Selatan dan sekarang masih berlangsung," terangnya.

Rahmatsyah menjelaskan, pengukuran tanah bagi warga desa dilakukan perbidang tanah, Artinya, PTSL dilakukan bukan menurut luas tanak pemilik, namun dilakukan sesui banyak bidang tanah. 

"Jadi satu orang warga tanahnya bisa diukur hingga satu atau lebih bidang," tutupnya.

Pada tahun 2022 ini, Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapatkan jumlah terbanyak PTSL di Provinsi Sumatera Barat yaitu 45.000 bidang di 10 Kecamatan dengan jumlah penetapan lokasi PTSL di 33 Desa. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre