Breaking News

Pemda Pasaman Barat Harus Tuntaskan Hunian Sementara Untuk Korban Gempa

 


Pasaman Barat, Figurnews.com--Pasca gempa bumi 6,1 SR yang terjadi pada 25/3 di Pasaman Barat, masih menyisakan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat.  

Sesuai dengan data yang ada, sebanyak 9 orang meninggal dunia, 45 luka berat dan 336 luka ringan. Untuk merusak bangunan sebanyak 4.953, dengan rincian 4.831 merupakan rumah atau pemukiman, 27 fasilitas pendidikan, 13 fasilitas kesehatan, 36 rumah ibadah, dan 26 infrastruktur. 

Saat ini masyarakat yang berada ditempat pengunsian sudah kembali pulang ke kampung masing-masing seperti seperti Simpang Timbo Abu, Kajai, Pinagar, Talu dan beberapa titik lainnya.

Saat dikonfirmasi, Al-Fajri salah seorang warga Simpang Timbo Abu Nagari Kajai menyebutkan bahwa masyarakat yang telah kembali belum bisa melakukan aktivitas sehari-hari, apalagi kami pada umumnya adalah petani/pekebun ulas Fajri.

Fajri juga menyampaikan saat ini masyarakat yang rumahnya rusak berat sangat membutuhkan hunian sementara, ketersediaan air bersih yang cukup dan juga kebutuhan pokok lainnya untuk bisa bertahan sampai kami bisa beraktivitas secara normal kembali.

Disamping itu Syafri Yunaldi, SH yang merupakan praktisi hukum dan kebijakan publik, menyampaikan bahwa Pemda Pasbar harus segera tuntaskan persoalan-persoalan ditengah masyarakat yang menjadi korban gempa bumi atau mereka yang terdampak atas musibah tersebut. Syafri menyebutkan kebutuhan pokok seperti hunian sementara, rumah ibadah, ketersediaan air bersih,  sembako, dan lain-lain harus dijamin oleh Pemda Pasbar, karena masyarakat belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa karena masih trauma dengan kejadian gempa bumi.

Syafri juga menyampaikan bahwa awal bulan April 2022 sudah masuk bulan suci ramadhan dan tentu Pemda Pasbar harus segera tuntaskan kebutuhan masyarakat korban gempa.

 Disamping itu Syafri menilai bahwa Pemda Pasbar belum bisa mengakomodir dan mengkoordinir penanganan gempa bumi secara baik dan terukur, hal itu terbukti masih banyak keluhan masyarakat mulai dari 1 hari pasca gempa sampai saat ini masyarakat sudah kembali ke kampung masing-masing.

Pemda Pasbar jangan terlihat lamban dan sampai terkesan mengharapkan bantuan dari para komunitas dan para donatur untuk membangun hunian sementaradan lain-lain.  Sudah luar biasa bantuan yang diberikan oleh para komunitas-komunitas yang ada kata Syafri. 

Disamping itu Pemda Pasbar harus bisa mengucurkan anggaran seperti dana pengulangan bencana yang tersedia pada APBD, dana sosial, dana yang ada di Baznas, dana nagari/ADD dan tidak kalah pentingnya Pemda Pasbar selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Pusat untuk mempercepat proses pemenuhan kebutuhan masyarakat pasca gempa.

Semoga Pemda Pasbar bisa mengatasi persoalan-persoalan ini dengan baik dan terukur sebagai bentuk wujudkan dari tugas dan wewenang sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat ulas Syafri.


(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre