Breaking News

Meski Sempat di Razia Oleh Aparat Kepolisian dan TNI, Aktivitas PETI di Dam Betuk Kembali Menggila

 


MERANGIN ( Jambi ) Figur news.com — Meski sempat hilang dan tak lagi beraktivitas untuk waktu yang singkat, akibat Razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan TNI beberapa waktu lalu, namun lagi-lagi Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjamur di  kawasan Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin, Jambi

Sebelumnya, Jajaran Polres Merangin bersama Anggota Kodim 0420/Sarko, Senin (21/2/22) pagi, melakukan penertiban PETI yang dipusatkan di Dam Betuk tersebut.

Dari hasil penertiban ini, sebanyak 6 dari 27 buah rakit dompeng berhasil dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan dengan cara menghacurkan rakit dan perkakas penambang, bertujuan agar alat tersebut tidak dapat lagi digunakan oleh penambang yang memang sangat merusak lingkungan sekitarnya.

Hasil pantauan Wartawan Kongkrit di lapangan  (18/3/22) tampak aktifitas PETI di lokasi Dam Betuk tersebut kembali menjamur, lebih mencolok lagi puluhan set pekerja PETI yang beroperasi di Dam Betuk ini melenggang bebes di kawasan yang telah di beri garis Polisi.

Terkait dengan permasalahan PETI yang mulai menjamur lagi dan telah memporak porandakan Waduk ‘Dam Betuk’ tersebut, kepada media ini Taufik selaku pengelola Kerambah ikan setempat sangat menyayangkan aktivitas penambangan emas ilegal tersebut.

Karena awalnya ‘Dam Betuk’ merupakan sebuah bendungan atau waduk yang beralih fungsi menjadi tempat wisata.

Memiliki luas yang mencapai 100 hektar, Dam Betuk sejatinya dibangun untuk keperluan irigasi sawah dan kebun disekitarnya.

Dam Betuk juga menjadi tempat budidaya ikan dengan metode keramba. Berbagai jenis ikan seperti ikan nila dapat dijumpai di waduk ini. Sekitar 70 keramba tersebar pada waduk, da rencananya, pemerintah setempat akan terus memajukan waduk ini dengan membangun pasar ikan didekatnya.

Namun waduk ini kini menjadi ladang Aktivitas PETI yang semakin merajalela, Kendati telah dilarang oleh penegak hukum namun puluhan aktifitas PETI (Pertambangan Emas Tanpa Ijin) Terus beroperasi,dengan alasan Perut.

"Kami hari minggu kemren survei keatas, dan memang ada 11 set yang lepas dari razia kembali beroperasi, Harapan besar kami dari kelompok keramba meminta kepada pihak penegak hukum dalam hal ini Bapak Kapolres Merangin dan Pak Kapolda untuk bisa membantu menyelesaikan masalah dompeng lanting yang kian menjamur di Dam Betuk ini, karena telah mencemari ikan milik petani keramba di Desa Tambang baru ini, dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar, " demikian Ucapnya.

( Ady Lubis )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre