Breaking News

Khatam Al Qur'an Agam Jadi Budaya Indonesia, Apa Tanggapan Masyarakat ?

 


Agam, Figurnews.com - Masyarakat Agam layak berbangga hati, karena Pemkab Agam mendapat sertifikat penghargaan dari Menteri Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi RI, Khatam Al Qur'an Agam sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

Sertifikat diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat kepada Bupati Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. Edi Busti, M.Si., pada kegiatan Rakor Kepala Daerah Se Sumatera Barat , 8 Maret 2022 di Tua Pejat kabupaten Kepulauan Mentawai.

Warisan Budaya Tak Benda merupakan bagian dari peninggalan kebudayaan yang memiliki nilai penting sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan/atau seni. Warisan yang dimiliki bersama oleh masyarakat dan mengalami perkembangan dari generasi ke generasi, dalam alur suatu tradisi atau kearifan lokal.

Khatam Al Qur'an Agam merupakan budaya yang dilaksanakan secara turun menurun dan kearifan lokal selaras misi Kabupaten Agam yaitu  peningkatan kehidupan bermasyarakat yang madani berlandaskan Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah dengan program strategis penyelenggaraan kegiatan keagamaan dengan nagari sebagai episentrum pembangunan di Kabupaten Agam.

Muhammad Fadli, SH., salah seorang warga Nagari Kubang Putiah, Banuhampu yang juga telah mengikuti program Khatam Qur'an dulu sewaktu sekolah dasar, melalui telepon selular kepada wartawan figurnews.com, menyatakan rasa terima kasihnya kepada negara atas penghargaan terkait budaya Khatam Qur'an di Agam. "Dengan penghargaan ini, nantinya mampu memicu semua elemen masyarakat Agam untuk memperhatikan kualitas out put kegiatan Khatam Qur'an selanjutnya", harap Fadli yang berprofesi sebagai Konsultan Hukum, beliau saat ini menetap di Kota Balikpapan. 

Senada dengan hal diatas, Ketua Pengurus MDTA Al Ikhlas Pandan Gadang, berlokasi di Nagari Sungai Tanang Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, H. Ahmad Iqbal, Lc., kepada wartawan melalui telepon genggam, menyatakan sangat mengapresiasi seluruh pihak yang sudah bekerja keras, sehingga Budaya Khatam Qur'an yang telah dilakukan sekian puluh tahun tercatat Menjadi salah satu Warisan Budaya di Indonesia. 

"Tradisi khatam Qur'an yang sudah menjadi budaya beragama yang baik ini harus kita pertahankan, tentunya harus ada penyesuaian-penyesuaian maupun perbaikan-perbaikan kedepannya, agar Ruh Al Qur'an terus dirasakan di masyarakat. Untuk itu, peran lembaga-lembaga Tahfiz tingkat SMP, SMA bahkan sampai usia lanjut pun sangat dibutuhkan. Pemerintah dan masyarakat Agam bisa saling bekerjasama, sejalan mewujudkan masyarakat Madani, hal tersebut bukan saja menjadi Visi dan Misi pemerintah tapi juga cita cita kita bersama", ujar Ustadz Iqbal yang juga sebagai Ketua MUI Kecamatan Banuhampu menjawab pertanyaan wartawan.(Kominfo, Fuad)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre