Breaking News

Dibarengi Dengan HUT Ke-20 BNNP Musnahkan BB


Palembang, Figurnews.com,-

Hari ulang tahun (HUT) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel yang ke 20 tahun menggelar pemusnahan Barang Bukti Narkotika sebayak 26 Kg sabu, 50.000 butir ekstasi dan 65 Kg ganja dari lahan seluas 1 hektar.  bertempat di aula Bina Praja, Selasa (22/03/2022)

Pemusnahan barang bukti oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Djoko Prihadi SH. MH, dan sejumlah Forkopimda lainnya dan penandatanganan berkas acara pemusnahan Barang Bukti. 

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi SH MH mengharapkan agar semua pihak turut memerangi narkoba karena narkoba adalah musuh bersama maka dari itu harus berani menolaknya terlebih dahulu,melaporkan jika menemukan nya,dan Berani rehabilitasi jika dalam kondisi pecandu.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Berani tolak Narkoba, Berani Lapor, Berani rehab dengan kata lain supaya cepat ketahuan cepat segera sembuh dan akhirnya mereka akan insyaf tidak akan mengulang perbuatan itu lagi,"harapnya

Nah pemusnahan barang bukti hari ini hasil ungkap kasus sebelumnya dari total 26 kg Shabu.

"Hari ini pemusnahan barang bukti dari total 26 kg kita musnahkan15 kg dan yang lainnya dalam penyelidikan ini. Pemusnahan kasus yang terdahulu dan selanjutnya akan kita musnahkan lagi sampai 26 kg,"ucapnya

Dikesempatan yang sama Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak semua pihak agar introspeksi bukan BNN saja. Mulai dari tingkat RT untuk lebih fokus lagi pada pencegahan.

"Kalau ini masih indikasi maraknya pengguna, maka kita betul-betul tidak hanya pokus kepada penindakan tidak hanya pokus ke rehabilitasi saya Intruksi kan mulai dari tingkat RT di Sumsel ini juga fokus pada pencegahan,"kata Deru

Dikatakan Fokus pada Pencegahan lanjut Deru karena sebenarnya tidak menyadari masuknya Narkoba ini dari mana saja karena provinsi Sumsel tergolong tempat strategis untuk melakukan transaksi Narkoba

"Karena kita tidak tau masuknya dari sisi mana, Kalau kita liat dari geografis nya Sumatera Selatan banyaknya pelabuhan tikus, banyaknya alur sungai, dan itu memungkinkan. Nah itu tugasnya aparat untuk mencegah,"jelasnya

Apalagi ucap Deru, Sumsel mendapat pengguna Narkoba cukup banyak, disisi lain malah dinilai sebagai prestasi penegak hukum. Nah penangkapan menjadi tolak ukurnya, tapi jika tolak ukurnya dari perorangan maka penghitungan tidak bisa ditemukan

"Sumsel dapat renking besar dalam peringkat pengguna narkoba saya satu sisi melihat ini justru prestasi aparat penegak hukum (APH), dengan banyak nya penangkapan di anggap pengguna nya Banyak," ujar Deru

Maka yang harus ditekan adalah dari sisi pengguna sementara bagi pengedar itu urusan aparat baik BNN maupun Kepolisian. "Kalau saya dari sisi pengguna yang harus kita tekan agar sempit untuk mendapatkan itu, untuk pengedar BNN dan kepolisian mengatasinya,"tegasnya

Salah satu cara mengatasinya dari nilai moral, dan perilaku seperti agama dan pendidikan. "Kalau kita mempersempit nya dari sisi Agama kita masuk untuk mencegah agar tidak menggunakan misal dari sisi pendidikan formal yang ada dibawah naungan provinsi,"urainya

(Fera)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre