Breaking News

Baru 25 Persen Perkebunan Sawit di Sumsel Yang bersertifikasi ISPO


Palembang, Figurnews.com,-

Baru Sekitar 25 Persen Perkebunan Sawit yang bersertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). ISPO sendiri dilakukan guna untuk menjaga lingkungan dan juga menjamin kualitas produk agar bersaing secara global.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan provinsi Sumsel Ir. Agus Darwa M.Si sebagai pembicara di kegiatan sosialisasi Sertifikasi ISPO yang gelar oleh PT TSI,di salah satu hotel berada di kawasan bandara, Rabu (09/03/2021).

Ia menuturkan bahwa luas perkebunan di Sumsel 2,8 juta hektar sedangkan untuk kelapa sawit sekitar 1,2 Juta hektar. Perkebunan kelapa sawit yang sudah bersertifikasi ISPO baru mencapai 25 persen maka dari itu Setiap pemilik atau perusahaan pemilik perkebunan kelapa sawit dianjurkan memiliki sertifikat ISPO. Sertifikasi ini dilakukan untuk memastikan pengelola melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik. Perkebunan tidak dikelola dengan merusak lingkungan di sekitarnya.

"Hari ini PT TSI menyelenggarakan Sosialisasi sertifikasi ISPO, TSI lembaga yang memiliki legalitas didalam pelaksanaan sertifikasi khususnya kelapa sawit,"katanya

Sosialisasi sendiri bertujuan kata dia, agar semua perusahaan termasuk Audit plasma dan petani juga arahnya akan disertifikasi, karena ISPO adalah kewajiban bahkan secara internasional. "ISPO bukan tututan perusahaan kita tapi tuntutan internasional, insyaallah setelah sosialisasi semuanya sudah ISPO kita targetkan 2024 sudah ISPO semua,"katanya

Sementara sejak tahun 2011 sampai saat ini terkendala oleh patok tekhnis dan nontehnis. "Sertifikasi ISPO inikan bayar, bagi petani baik perseorangan atau kelompok terbatas dalam keuangannya, sedangkan sebagian perusahaan menganggap ISPO ini tidak terlalu penting padahal sudah jelas ISPO salah satu syarat untuk komoditi ekspor,"ungkapnya 

Padahal manfaat ISPO sangat banyak sekali terutama dalam hal pengelolaan manajemen dan tehnis nya sesuai dengan aturan undang-undang budidaya no 39 tahun 2014 dan Permentan juga 50 2012 yang mengatur semua tentang budidaya perkebunan.

Sementara Direktur Utama PT TSI Sertifikasi Internasional Nungky Awang Chandra mengatakan bahwa Pihaknya mendorong percepatan Sertifikasi khusus nya Perkebunan kelapa sawit yang ada di Sumsel.

"Sosialisasi terkait ISPO karena perusahaan sawit sendiri diwajibkan untuk sertifikasi jadi kita membantu terutama untuk perusahaan ke plasma dan juga ke Petani. Meningkatkan kesejahteraan dan di tentukan dari kualitas dan legalitas nya,"katanya(Fera)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre