Breaking News

ACARA IPEMI SUKSES DIAJANG PEMILIHAN  PUTRI DUTA MUSLIMAH PRENEUR  2022 TINGKAT DKI JAKARTA


Jakarta - Figurnews.com - Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia ( IPEMI ) kembali menggelarAgenda Besarnya yaitu Anjang pemilihan Puteri dalam Final Duta Muslimah Preneur 2022 tingkat DKI Jakarta , pada Rabu 09 Maret 2022, Bertempat di Hotel Balairung Jakarta dengan Para Dewan Juri adalah ; Rezka Oktoberia, SE (Anggota DPR RI), Ir. H Mariana Harahap MBA (Ketua IPEMI PW DKI Jakarta),  Kris Mandalina (Sekretaris IPEMI PW DKI Jakarta, Ketua Panpel DMP 2022 DKI Jakarta ), Delsi Nuroni, S.Pd (Ketua IPEMI PD Jakarta Timur), lanny Maladjong (Ketua IPEMI PD Jakarta Pusat). 

Hadir didalam acara adalah, Sekertaris Jenderal  IPEMI, Ir.Nurwahidah Saleh beserta jajaran dan perwakilan tiap tiap Wilayah, Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Baswedan, SE,M.P.P Phd, Dedi Sumandi , Kepala Dinas Perekaf DKI Jakarta,Ir. Elizabeth Ratu Rante Allo M.M,MSi, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta beserta Jajarannya,Dinas kebudayaan, Dinas Kesehatan, Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sylviana Murni, beberapa Organisasi Perempuan yaitu Ibu Dewi sebagai Ketua ikatan  Wanita Sulawesi Selatan beserta jajarannya, Ketua Divisi Humas Perempuan Lira, Dyan Sevika,Bank Mandiri,Bank BJB sebagai Sponsor Acara.

Antusias yang tinggi ditunjukkan  para calon kontestan yang mendaftarkan diri sejak  mulai dibukanya pendaftaran yaitu pada 20 Januari dan ditutup pada  02 Maret, 2022. Para peserta Duta Muslimah Preneur 2022  harus melewati sejumlah penyeleksian ketat untuk perwakilan DKI Jakarta dan akhirnya menetapkan 10  Finalis , yaitu; Sahla Sabila, Fanelis 01,Tamara Eka Fitri, Fanelis 02, Agnes Puteri Wahyuningtyas, fanelis 03, Anti Wulandari Finalis 04, Siti Nurfajar Oktaviani Finalis 05, Diniyah Putri Rahardjo Finalis 06, Lulu Robiatul Awadiah Finalis 07, Andi, Fatimah Azzahra Azwar, Finalis 08, Ghina Fairuz Warjono, Finalis 09, Isabella, Anjani, Finalis 10.

Sangat disayangkan satu orang Finalis bernama Fatimah Azzahra Azwar tidak dapat mengikuti anjang Finalis karena faktor kesehatan.

Dewan Juri memutuskan bahwa Juara Final Duta Muslimah Preneur 2022 tingkat DKI Jakarta dimenangkan oleh Runner up pertama yaitu Fanilis Nomer urut 05, Siti Nurfajar Oktaviani,  untuk selanjutnya  bersama Juara kedua dan Juara ketiga bersiap melenggang mewakili DKI Jakarta pada Grand Final Duta Muslimah Preneur tingkat Nasional  pada 25 Maret mendatang.

Juara pertama, Siti Nurfajar Oktaviani pada acara kontes menyampaikan motivasinya kedalam bahasa Inggris bahwa Perempuan muslim bukan hanya terpaku dalam busana Hijab tetapi juga bagaimana menjadi perempuan muslim yang bisa memberikan inspirasi melalui dunia usaha, dan selanjutnya pada putaran kedua, Siti Nurfajar Oktaviani menjawab pertanyaan salah satu Dewan Juri, Delsi Nuroni, S.Pd (Ketua IPEMI PD Jakarta Timur), dengan pertanyaan adalah bagaimana cara anda memanfaatkan teknologi dalam bisnis anda dan Siti Nurfajar Oktaviani menjawab bahwa Sejatinya tekhnologi tidak bisa dipisahkan dalam berbisnis untuk itu Siti menggunakan tekhnologi guna memperluas jaringan pemasaran terutama media sosial, tekhnologi juga membuka peluang berkomunikasi dengan para customer secara maksimal, efektif dan efesien melalui media iklan dan bisa meningkatkan produktivitas pada bisnis.

Juara Kedua, Diniyah Putri Rahardjo peserta Finalis nomor 06, pemilik usaha bisnis coffe dan resto menjelaskan dalam bahasa Inggris bahwa motivasi nya adalah untuk membuktikan diri  bahwa perempuan muslimah muda bisa mandiri  dan menginginkan bisnis yang sukses  serta meningkatkan perekonomian di lingkungan kerja, Menjawab pertanyaan salah satu juri yaitu Reska Oktoberia ( Anggota DPR dari Komisi II) dengan pertanyaan,Tips apa yang bisa anda  berikan untuk para enterpreneur pengusaha Muslimah muda yang saat ini mulai merintis usahanya  maka Diniyah Putri Rahardjo menjawab bahwa Kita harus rajin belajar dimana saja dan kapan saja serta didalam kondisi apasaja karena  dengan belajar bisa menggali ilmu sedalam dalamnya kemudian  meningkatkan pengalaman dengan berkegiatan untuk bersosialisasi di masyarakat  dengan tetap berdoa dan beribadah.

Juara ke Tiga, Agnes Puteri Wahyuningtyas, Fanelis nomor 03 adalah pemiliki bisnis fashion dengan motivasi mengikuti Duta Muslimah Preneur adalah meningkatkan  kualitas diri sendiri sebagai seorang muslimah Preneur yang smart, kreatif dan inovatif didalam berwirausaha agar dapat membantu membantu orang lain, Menjawab pertanyaan Juri,  Lanny Malajong yaitu nilai nilai Islam seperti apa yang akan anda terapkan dalam usaha anda dan Agnes Puteri Wahyuningtyas menjawab Bahwa dirinya mengacu kepada surat Anisa ayat ke 29 yaitu Allah berfirman wahai orang yang beriman janganlah kamu memakan harta saudara mu yang bathil  kecuali dengan perniagaan yang didasari kesepakatan bersama dan dengan itu  maka  Agnes Puteri Wahyuningtyas, menerapkan kehalalan dalam menjalankan penjualan produknya untuk selanjutnya adalah  menjual produk yang berkualitas dan amanah.

Juara Harapan Kesatu adalah : 

Sahla Sabila, Fanelis nomor urut 01, menjalankan usaha di produk Herbal Company yaitu Madu dari pedalaman Suku Baduy,  dengan motivasi  untuk berkontribusi secara tinggi sebagai pencetus generasi genota muslimah yang memiliki jiwa Entrepreneur dan juga berdakwah dengan cara mensosialisasikan Sunnah Rasulullah untuk berniaga atau berdagang. Menjawab Juri, Ir. H Mariana Harahap MBA (Ketua IPEMI PW DKI Jakarta), dengan pertanyaan, jika diberikan kesempatan, bentuk kabolarasi apa yang ingin anda lakukan untuk memajukan bisnis Anda maka dijawab oleh Sahala Sabila dengan bekerjasama bersama brand owner yang memiliki produk sejenis  yaitu herbal produk maka Sahala Sabila akan me-develop atau mengembangkan program dengan Champaign yang diberi nama fourty life changing untuk mendorong pemasaran produk dan selanjutnya adalah bekerja sama dengan investor untuk memberdayakan hasil alam dari suku Baduy.

Juara Harapan kedua adalah Tamara Eka Fitri, Fanelis nomor 02, menjalankan usaha sebagai make up artist dengan motivasi Ingin menginspirasi dunia bahwa tiap perempuan bisa melakukan apapun yang mereka inginkan. Menjawab  Juri,  Kris Mandalina (Sekretaris IPEMI PW DKI Jakarta, Ketua Panpel DMP 2022 DKI Jakarta ), dengan pertanyaan kualitas diri apa yang paling  mencerminkan  anda dengan Duta Muslimah Preneur dan Tamara Eka Fitri menjawab, bahwa barangsiapa ingin mencari kebahagiaan di dunia dan akhirat maka carilah ilmu, saya selalu mencari ilmu karena dengan ilmu  kita bisa berkontribusi untuk diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.

Juara Favorit adalah Ghina Fairuz Warjono, Finalis dengan nomer Urut 09 yaitu memiliki usaha di bidang ekspedisi Kuda Expres  dengan motivasi adalah memperluas pengetahuan  dan pengalaman agar menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi enterpreneur muslimah  dengan berlandaskan iman dan taqwa.

Kris Mandalina sebagai Ketua Panitia acara kontes Duta Muslimah Preneur 2022 yang juga menjabat sebagai Sekretaris IPEMI PW DKI Jakarta ,saat ditemui oleh awak media mengatakan bahwa acara ini diselenggarakan IPEMI.

Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mencari Role Model Duta Muslimah IPEMI provinsi DKI Jakarta yang mandiiri, smart, kreatif, berwawasan global, memiliki potensi, keahlian dan jiwa enterpreneur yang cerdas dan bermartabat, yang akan dinobatkan sebagai Duta Muslimah Preneur 2022.

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

"Anjang Kontes pemilihan Putri, sebagai Duta Muslimah Preneur 2022, bertujuan mengajak kaum muda perempuan milenial yang memiliki jiwa Preneurship yaitu bagi mereka yang memiliki terobosan baru dalam lingkup ekonomi kreatif UMKM" tambah Kris Mandalina selain menjelaskan kategori usia dari 18 hingga 30 tahun dan sudah dinyatakan lolos dari sejumlah audisi yaitu memiliki berat badan dan tinggi badan yang seimbang,  para peserta harus mampu berbahasa Inggris dan mampu membaca Lafaz Al-Qur'an atau mengaji dan memahami kebudayaan DKI serta terkait isu yang berkembang dan tentunya Pariwisata di DKI Jakarta.

IPEMI ( Ikutan Pengusaha Muslimah Indonesia) merupakan organisasi kemasyarakatan yang dibentuk dan didirikan pada tahun 2015 untuk meningkatkan peran dan kontribusi Pengusaha Muslimah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah.

IPEMI bersama Visi dan Misinya adalah Menjadi Organisasi Pengusaha Muslimah Terbesar di Indonesia yang bermanfaat dan mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi Muslimah,

Masyarakat Indonesia pada umumnya, menuju kemandirian ekonomi yang berkepribadian Indonesian dan berakhlakul karimah serta menjalankan Misinya yaitu; Menyediakan dan menambah kesempatan usaha bagi para Muslimah, Mengembangkan usaha dari pengusaha Muslimah dan mencetak pengusaha

-pengusaha Muslimah yang baru, Membangun jaringan pemasaran nasional dan regional.

 (ASEAN), untuk meningkatkan penjualan produk-produk yang dihasilkan oleh pengusaha Muslimah yang menjadi anggota IPEMI dan mitra usaha IPEMI, Melakukan edukasi dan pelatihan, serta mendorong pemanfaatan tehmologi informasi maupun management usaha modern, dalam mengelola usaha muslimah dan organisasi komunitas Islan,meningkatkan kemandirian ekonomi majelis taklim dan oganisasi komunitas Islamnya.

Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia.

Acara ditutup oleh pemberian Mahkota kepada Siti Nurfajar Oktaviani serta Selempang dan juga Karangan Bunga, serta Uang Tunai sinilai Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah dan juga kepada Juara Kedua dan Ketiga.

Seluruh Finalis mendapatkan Selempang sebagai Finalis, Piagam Penghargaan, Hadiah Sponsor hadiah berupa Hampers Mustika Ratu,

Batik Madura KRbatik, Hampers minuman kesehatan Lautan Rempah, Hampers bahan kue dan alat masak dari Howki dan Dapur Bumbu, Voucher umroh dari Bumi Armuna Travel, voucher Spa dari Alenaahoz Beauty. Pemberian Plakat Penghargaan juga diberikan Kepada Para Undangan  dari yaitu Dari Pemprov DKI Jakarta Dan Lainnya.

(Dyan Sevika , JARINGAN MEDIA NASIONAL)

(DV)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre