Sarolangun (JAMBI), Figurnews.com – Bupati Sarolangun Cek Endra membuka Forum Konsultasi Publik rancangan rencana pembangunan daerah (RPD) Kabupaten Sarolangun tahun 2023-2026 dan Rancangan Awal RKPD Tahun 2023, Senin (12/02/2022) di aula Kantor Bappeda Sarolangun, dengan nara sumber Tim ahli dari Provinsi Jambi dr. syafarudin, Kepala Bappeda Provinsi Jambi dr Dodi Sukandar, Kepala Bappeda Sarolangun, Kepala BPKAD Sarolangun Emalia Sari, dan Kepala BPPRD Sarolangun H Syaifullah.
Forum ini dihadiri Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri, Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, Kepala Bappeda Provinsi Jambi dr. Dodi Sukandar, Sekda Sarolangun Ir Endang Abdul Naser.
Turut hadir anggota DPRD Sarolangun H Hurmin, SE, Drs H Fahrul Rozi, M.Si, Hermi, S.Sos, M. Fadlan Kholiq, para staf ahli Bupati dan asisten, Kepala Bappeda H Muhammad, S.Ag, dan kepala OPD jajaran Pemkab Sarolangun serta tokoh masyarakat, organisasi Kepemudaan (OKP), Lembaga Swadaya Masyarakat dan para awak media.
Bupati Cek Endra mengatakan Forum ini untuk menyerap aspirasi kelanjutan pembahasan mengenai anggaran dari tingkat desa, kecamatan dan tingkat kabupaten, setelah itu kita masih meminta pendapat dari masyarakat mengenai RKPD tahun 2023-2026, disamping untuk merancang dan membahas anggaran tahun 2023 juga membuat rencana kerja daerah tahun 2023-2026.
“Momen ini sangat penting sebagai desain besar perencanaan pembangunan Sarolangun ke depan. Yang melatarbelakangi forum RKPD adalah kondisi umum keuangan daerah, sebagaimana diketahui bahwa dengan turunnya anggaran daerah hampir 30 persen berpengaruh besar pada pencapaian pembangunan dan percepatan pembangunan di Sarolangun,” kata Bupati.
Menurut Bupati, dalam kondisi seperti ini, dalam menyusun RKPD harus memikirkan yang betul-betul prioritas dan pikirkan kemampuan keuangan.
“Kuncinya, pertama dalam kondisi seperti ini adalah berhemat. Satu rupiah pun uang rakyat harus bermanfaat untuk rakyat. Kedua, dalam kondisi penerimaan kurang, bagaimana kreatifitas dan inovasi dinas pendapatan daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), agar percepatan pembangunan kita cepat tuntas,” urai Bupati Cek Endra.
Namun Bupati dalam pandemi corona ini masih optimis, karena hampir setahun lebih harga komoditi sawit dan karet stabil dan ini menguntungkan masyarakat Sarolangun.
Kepala Bappeda Sarolangun H. Muhammad mengatakan forum konsultasi publik dilaksanakan berdasarkan UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, Perpres nomor 18 tahun 2020, serta instruksi Mendagri nomor 70 tahun 2021.
H. Muhammad juga mengatakan dalam penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2023 diharapkan pemikiran membangun dari anggota DPRD Sarolangun serta aspirasi dari semua pihak pemangku kepentingan.
“Kita berharap mendapatkan pemikiran penting apa saja yang menjadi isu dan persoalan yang Mesti harus kita fokuskan dari tahun 2023 sampai tahun 2026,” ucap H. Muhammad.
Usai membuka acara, Bupati Cek Endra menandatangani berita acara forum konsultasi publik bersama pejabat terkait dan para pemangku kepentingan. (AF)








