Tanah Datar, Figurnews.com – Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Edi Susanto, Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim, Kepala Baperlitbang Alfian Jamra, Kepala Dinas Perkim LH Desi Trikorina, Kabag Hukum Audia Safitri, Kabag Perekonomian Masni Yuletri, Kabag Pokopim Dedi Tri Widono, Kabag Umum Sofa Nova Budianto, dan Kabag Pemerintahan Abdurrahman Hadi, Rabu (12/1/2022) meninjau asrama mahasiswa Tanah Datar Bandung yang terletak di jalan Cisaranteum Kota Bandung.
Selain meninjau asrama mahasiswa, Bupati beserta rombongan juga melakukan silaturahmi dengan para pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Bandung yang dihadiri langsung oleh Ketua Harian IKTD Bandung Yakub, Ketua Yayasan Istana Pagaruyung Yunardi, Sekretaris Helmi Chaniago, perwakilan nagari-nagari serta pengurus IKTD Bandung lainnya.
Selanjutnya Bupati Eka Putra juga menyampaikan beberapa program yang telah terlaksana dan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, diantaranya ada program bajak gratis yang rencananya akan di launching pada akhir Januari tahun ini.
“Salah satu tujuan kunjungan kami ini selain untuk bersilaturahmi juga untuk meminta dukungan dari perantau, karena peran perantau sangat penting dalam pembangunan baik secara moril maupun secara ekonomi untuk kabupaten Tanah Datar yang sangat kita cintai ini. Jadi intinya untuk melakukan pembangunan tidak harus mengandalkan anggaran dari pemerintah saja, tetapi melalui dukungan seluruh masyarakat dan juga perantau insyaallah kita bisa berbuat yang terbaik untuk Tanah Datar Luhak nan Tuo,” ungkap Eka Putra.
Terkait dengan permintaan dan harapan perantau yang disampaikan oleh Ketua Harian IKTD Bandung, Eka Putra meminta agar pihak IKTD membuat proposal, karena saat ini pemerintah tidak bisa asal bantu kalau tidak ada dasarnya.
Sementara Ketua Harian IKTD Bandung Yakub, sebelumnya berharap kehadiran bapak Bupati bersama rombongan bisa membawa berkah bagi seluruh perantau yang tergabung didalam organisasi IKTD Bandung.
Dia juga mengharapkan Pemda Tanah Datar melalui Bupati bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan asrama mahasiswa yang telah berdiri sejak tahun 2010 yang lalu, namun kondisinya saat ini butuh perbaikan di beberapa titik. (Sutan/Pro)



