Breaking News

Truk Sering Melintas Di Jalan Kabupaten, Ini Penjelasan Pihak Dishub OKI

 


OKI, Figurnews.com- seiring pesatnya kemajuan kota di Indonesia, seiring itu pula pertambahan kendaraan kian pesat, tidak terkecuali di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Pesatnya penambahan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat, yang menimbulkan ke macetan, karna tidak seimbang dengan penambahan atau pelebaran jalan yang akhirnya menimbulkan kemacetan, di Kabupaten OKI ini yang sekarang di keluhan pengguna jalan, terutama di Ibukota Kabupaten OKI yaitu Kayuagung.

Di wawancarai awak media Sumsel Sembilan Sunaidi yang berpropesi sebagai ojek mengeluhkan sering macet pak, apalagi di jam - jam sibuk yaitu jam 8, jam 10 dan jam 12 dan titik kemacetannya ada di depan gedung putih yang di dekat terminal, di depan SMA N 1 dan di pangkal jembatan yang di depan toko ganefo.

Lanjut Sunai kemacetan ini juga mungkin di akibatkan banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan dan juga masih ada mobil truk yang melintas pada saat jam sibuk yang melalui di jalan kota ini, ujarnya.

Di temui di ruang kerjanya Kabid Pengendalian Oprasional Dishub OKI Ardhiles P. ST, menjelasakan, memang benar truk di larang melintas di jalan Kabupaten tetapi yang tonasenya besar, tetapi pada jam sibuk, truk tersebut di bolehkan pada pukul 22.00 Wib karena jalan bukan untuk menghambat investasi, dan truk yang kecil itu menyesuaikan kapasitas untuk jalan Kabupaten, tetapi memang ada regulasi yang di namakan ODOL yaitu Over Dimensi Over load, yang jadi permasalahan ODOL ini kita harus siap Sapras.

Tetapi bukan Sapras kita belum siap, kita mengadakan pengawasan, kita bertahap dengan rencana pengawasan di jalan Kabupaten tetapi kita belum memiliki alat berupa timbangan potable jadi mobil - mobil truk ps yang kecil itu bisa di buktikan kapasitasnya dengan timbangan tersebut   dengan KIR kendaraan tersebut untuk membuktikannya, untuk alat tersebut kita sudah perkoordinasi dengan pihak Dishub Propinsi, mudah - mudahan tahun depan kita bisa laksanakan, kemudian masalah dimensi, ini yang sulit karna kebijakan pemerintah pusat eksekusinya potong di tempat, tetapi saat ini kita sudah mensosialisasikan hal tersebut secara bertahap karna yang melintas mempunyai kepentingan ekonomi, Dishub juga bisa sembarang menindak, kita berkoordinasi dengan pihak ke Polisian.

Kita juga memberikan sosialisasi ke setiap kendaraan yang melebihi tonase, apa masih tetap membangkang baru kita tindak, kita juga mensosialisasikan kekendaraaan pribadi.

Ardhiles juga menghimbau setiap kendaraan baik roda dua maupun roda empat tetapi patuhi rambu lalulintas, tidak parkir sembarangan, dan apabila terjadi kemacetan lapor ke pihak Dishub yang berjaga di pos yang ada di depan terminal, dan kedepannya akan ada kontak person apabila terjadi kemacetan, juru parkir juga bisa mengatur agar tidak menimbulkan kemacetan, kita akan berupaya memberi pelayanan yang terbaik untuk pengguna jalan di Kabupaten OKI.(M.Tahan)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre