Breaking News

Timur Indonesia Bersatu Peduli (TIBP) Dampingin Korban Investasi Bodong Alkes ke Mabes Polri

Timur Indonesia Bersatu Peduli (TIBP) Dampingin Korban Investasi Bodong Alkes ke Mabes Polri



JAKARTA - FIGURNEWS.COM - Dimasa pandemik ini masih  Banyaknya penawaran Investasi bodong yang mengiurkan, akhir-akhir ini, akan menambah daftar panjang para korban dengan janji tingginya nilai keuntungan bagi  peserta menoreh laba membuat banyak orang tergiur.

Korban investasi alat kesehatan (alkes) semakin banya, mereka menjadi korban yang mengalami kerugian sangat besar akibat perbuatan sang predator investasi, yang meraup keuntungan sebesar. nilai kerugian mencapai 1,2 triliun rupiah. 

"Timur  Indonesia Bersatu (TIB) sebagai wadah yang mempunyai visi misi melawan segala bentuk ketidak adilan atau suatu kejahatan luar biasa melalui media sosial,  menerima aduan warga yang menjadi korban investasi alkes ini, mendampingi mereka dalam upaya langkah  hukum. 

Sebagai Sekjen Timur Indonesia Bersatu (TIB) Decky Matulessy menyampaikan, investasi bodong ini menjadi isu yang sangat ramai disoroti oleh berbagai kalangan.

Akibat investasi bodong ini, banyak masyarakat menjadi korban. Total kerugian sudah mencapai 1.2 triliun rupiah dengan jumlah investor ratusan orang. Ini sudah terjadi beberapa dekade terakhir ini.

Untuk itu, Timur Indonesia Bersatu (TIB) berkomitmen menjadi garda terdepan membongkar sindikat pelaku investasi bodong ini. Bahkan diduga ada orang besar ikut terlibat dalam operandi investasi bodong ini.

"Dengan mengatasi investasi bodong ini butuh  keterlibatan dan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan Polri dalam membongkar sindikat pelaku investasi bodong ini," ujar Decky di Jakarta Selatan, Senin, (13/12/2021).

"Mariana Evita salah satu korban dari ratusan korban lainnya menuturkan bahwa ia awalnya ikut-ikutan dengan teman-temannya yang lain yang sudah terlebih dahulu melakukan investasi khususnya alat kesehatan. 

Dan dia diiming-imingikan potensi profit tinggi oleh VN,  pelaku sindikat  investasi bodong alat kesehatan ini.

Timur Indonesia Bersatu (TIB)  dan kuasa hukum mendatangi Bareskrim Polri untuk membuat laporan polisi. 

Konsultan Hukum Rika Aryuna SH.MH menyatakan kliennya Mariana Evita hanya korban penipuan oknum yg bernama VN dan DN  yang diduga  sebagai otak pelaku investasi bodong yang memperkenalkan kepada kliennya melalui medsos.

Korban investasi bodong semakin banyak di tengah kesulitan ekonomi yang melilit hidup banyak anggota masyarakat.

Timur Indonesia Bersatu (TIB) meminta masyarakat tidak tergiur dengan penawaran investasi bodong itu.

(DP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre