Breaking News

Tidak Terima Pekerjaan Proyek Turap Diberitakan, OTK Melakukan Pengancaman, Wartawan Aspirasi Publik Melapor Ke Polda Kalbar



Pontianak Kalbar, Figurnews.com– 

Jumat (26/11/21) di penghujung tahun banyaknya pelaksanaan proyek dan menjadi perhatian media online, cetak dan TV dalam pelaksanaan kerja para kontraktor membuat gerah sebahagian pelaku kerja kontrak pembangunan proyek yang asal – asalan.

Orang Tidak dikenal melalui pesan singkat ke no WA kepala perwakilan media Aspirasi Publik.com mengirim pesan ancaman atas pemberitaannya dan ini tersebar di grup insan pers Kalbar yang diwadahi oleh media para awak seperti grup Media Baru Polda Kalbar dan Grup Media Presta Pontianak.


Hal ini di benarkan oleh Ketua Umum Forum Wartawan Dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar Syafarudin Delvin, SH, jelasnya, benar rekan kami dari Media aspirasipublik.com mendapat teror ancaman dari No” 081350116092 tertera nama Desi Haryadi, SH, tulis dan kami sebagai ketua , akan membawa masalah ini ke jalur hukum untuk ditindaklanjuti, kenyamanan bagi semua insan Pers dilapangan atas deskriminasi kejahatan korupsi, kejahatan kontraktor kejahatan dan aparatur kotor dalam jabatan dan otoritas yang mengungkapkan, mengungkapkan Syafarudin Delvin, S.H..

Lanjutnya lagi Banyaknya menemukan dilapangan yang ditemui media yang menjadi sumber berita panambangan Ilegal, proyek asal – asalan dan ilegal lainnya membuat pelaku gerah, karena sulit menemui awak media dengan mencari tidak ada pembuat berita, sehingga OTK mengirim pesan singkat berupa ancaman .

Syafarudin Delvin, SH, SH, manyampaikan bahwa Asas, Fungsi, Hak, Kewajiban dan Peranan Pers yaitu Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kewajiban rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan, dan supremasi hukum.

Serta yang harus diingat bahwa semua sudah diatur dalam UUD Pers No,40 tahun 1999, sudah jelas ancaman Pidananya bagi orang yang mengancam Insan Pers, dan tertuang dalam Bab VIll ketentuan Pidana Keterangan dalam Pasal 18 menyatakan "Setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang menghambat atau menghambat pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).


Aliansi Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar sudah bermufakat satu suara akan membawa masalah Pengancaman ini ke ranah Hukum dan menyerahkan proses ini ke pihak berwajib agar ada lagi perbuatan yang mengancam dan meneror insan pers dalam meliput, karena kewajiban insan pers mencari fakta dan memberitakan agar masyarakat tahu dengan keadaan dan dapat mengkonsumsi publik setiap yang terjadi melalui TV, Berita Online maupun media cetak.

Kepala perwakilan aspirasipublik.com selama ini memang sering menaikan berita proyek dan tambang serta penyimpangan dan sangat sulit untuk ditemui oleh perwakilan serta orang suruhan dari pemilik pekerjaan yang terberitakan.

Atas kejadian ini serentak kelompok insan sangat menyesalkan perbuatan OTK yang melakukan teror ungkap Mole dan Musa dari media sriwijaya post dan Radar Kalbar.

Kita akan tetap laporkan karena ini jika dibiarkan akan menjadi kebiasaan dan kekuatan para pelaku kejahatan dalam menahan kerja isan pers ungkap Syafarudin Delvin, SH, sebagai ketua umum Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Kalbar Aliansi Pers dan LSM.

Pembina Lembaga Investigasi Negara Pusat Gus Roby biasa disapa, melalui sambungan telepon juga mendesak agar ini dibawa keranah hukum kami akan segera dari Pusat untuk kasus ini karena sebagai LSM dan media adalah kontrol kinerja aparatur negara dan segala bentuk kejadian yang berlaku di lingkungan masyarakat. tidak berhak menentukan dan mengupload deskripsi deskriminasi insan pers karena itu sudah ruang kerja mengungkapkan Gus Roby.

“Hal ini sudah diketahui dan disampaikan kepada pimpinan aspirasipublik.com di jakarta Oberlin Sinaga, SH, SE.MM., “kita tidak akan memberikan ruang bagi kejahatan untuk menekan dan mengancam awak media yang sudah berupaya memberikan konsumsi berita bagi masyarakat,” tandas pemimpin pusat media yang kepala perwakilannya diancam tersebut.

“Lebih lanjut setelah laporan kemarin, hari Senin tanggal (29/11/2021) kronologis laporan tersebut kita serahkan kepenyidik ​​Krimum Polda Kalbar, dan hari ini Selasa tanggal (30/11/2021) Saudara Ridwan Sinaga, SH, dari laporan kronologis pengancaman tersebut untuk melanjutkan BAP akan laporannya kemarin,” Pungkas Ridwan Sinaga,SH

(Fn. Sumber Aspirasi Publik)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre