Breaking News

Terungkapnya Kasus Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur di Rumah Kosong, Hulu Gadut Lubuk Kilangan, Kota Padang

Konfrensi Pers  oleh Polda Sumbar



PADANG - Polda Sumatera Barat (Sumbar) melalui konfrensi pers menyampaikan hasil pengungkpan dua kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Kota Padang-Sumbar.

Hal ini disampaikan Kasubbid Penmas, AKBP Afriyani, S.H., didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sumbar, dan PS. Panit PPA, Ipda Rini Anggraini, Jumat (3/12) di Mapolda Sumbar.


Sementara, Ipda Rini menerangkan, dua kasus ini terdapat dua orang tersangka yang telah ditangkap dengan inisial RA (19) dan FA (24), seorang mahasiswa. Kedua kasus ini terjadi pada April dan November 2021.

"Kasus pertama terjadi pada April dengan korban berinisial AY (17). Sebelumnya, korban diajak tersangka RA jalan dengan sepeda motor oleh tersangka," ucapnya.

Dikatakan, saat di perjalanan korban dibawa ke salah satu rumah kosong. Korban dirayu dengan bujukan akan dinikahi."

Korban dipaksa masuk ke rumah kosong dan juga disekap mulutnya hingga dijanjikan akan dinikahi. Akibatnya, korban hamil tujuh bulan," katanya.

Sementara untuk kasus kedua yang terjadi pada bulan November, dengan korban berinisial JN (16). Tersangka FA bahkan telah melakukan tindakan pencabulan berulang kali terjadi korban.

"Tersangka ini masuk ke rumah korban lalu melakukan pencabulan. Korban saat ini sudah melahirkan, anaknya berumur tiga bulan," jelas Ipda Rini.

Untuk tersangka dijerat pasal 81 ayat (2) juncto pasal 76D undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2006 tentang perubahan kedua atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Kedua tersangka terancam hukuman lima hingga 15 tahun penjara," pungkasnya. *


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre