Breaking News

Sikapi Tuntutan Masyarakat 6 Desa, Pihak Perusahaan Sepakat Perbaiki Kerusakan Jalan Pitco-Sepintun

 


Sarolangun, Figurnews.com- Menyikapi tuntutan masyarakat 6 Desa Wilayah Timur Kecamatan Pauh pada rapat yang dilaksanakan di aula kantor Camat Pauh pada hari Jum'at 10 Desember 2021 yang lalu, Pihak perusahaan pemakai jalan Pitco-Sepintun sepakat  memperbaiki kerusakan jalan yang rusak akibat dilewati kendaraan angkutan perusahaan. 

Kesepakatan tersebut dinyatakan pada berita acara rapat yang dipimpin oleh Camat Pauh Jupri, SE di aula kantor Camat Pauh, Kamis (16/12) yang dihadiri unsur tripika kecamatan Pauh, Anggota DPRD Sarolangun AH. Marzuki, Kasi Evaluasi Perencanaan Teknis Dinas PUPR, Kabid Perhubungan Darat Dishub Sarolangun, dan pihak perusahaan yang membuat kesepakatan yaitu : PT. Heldico, PT. Mesuji Jaya, PT. Kedaton dan PT. SSM,  disaksikan para Kepala Desa (Kades) Wilayah Timur Kecamatan Pauh yaitu Kades Danau Serdang, Lubuk Napal, Lamban Sigatal, Sepintun, Taman Bandung dan Kades Seko Besar. 

Sebelum pihak perusahaan membuat kesepakatan, Camat Jupri dalam arahannya mengatakan kesepakatan yang dibuat pihak perusahaan adalah untuk ditaati sebagai solusi terbaik walaupun tidak dapat memenuhi keinginan semua pihak. 

"Diharapkan kesepakatan dari pihak perusahaan adalah solusi terbaik sebagai jalan keluar,  walaupun tidak dapat memenuhi keinginan Semua pihak, yang penting jalan yang rusak bisa kembali baik," kata Camat Jupri berharap jalan yang rusak berat agar cepat diperbaiki. 

Hal yang sama juga disampaikan Kapolsek Pauh Maskat Maulana, pencapaian komitmen pihak perusahaan untuk memperbaiki jalan adalah  upaya pihak Tripika untuk mencari solusi terhadap keluhan warga enam desa, menurutnya persoalan dan kekisruhan di masyarakat disebabkan faktor komunikasi yang terhambat. Seharusnya terjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat termasuk membantu masyarakat melalui CSR perusahaan. 

"Kalau ada kades yang datang membawa aspirasi warga silakan sambut dengan baik," kata Kapolsek yang ditujukan kepada pihak perusahaan. 

Para kades dan BPD juga berkesempatan memperkuat tuntutannya, begitupun pihak perusahaan mengakui kerusakan jalan diakibatkan pemakaian angkutan, dan berkomitmen melakukan perbaikan bersama perusahaan yang tetkait. 

Pada kesempatan ini,  AH. Marzuki anggota DPRD Sarolangun juga memberikan arahannya. Ia menyebut bahwa pada masa pandemi covid-19 ini pemerintah mengalami pengurangan anggaran yang berimbas pada ketidak mampuan pemerintah mengalokasikan dana maksimal untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan dengan maksimal dan berharap pihak perusahaan harus lebih berkontribusi dalam pemeliharaan jalan pemerintah yang digunakan.  

"Dana pemerintah untuk pembangunan dan perawatan jalan sangat kecil, saya minta kontribusi perusahaan, pihak perusahaan yang hadir harus menyampaikan komitmen ini kepada manajemen," pintanya.

Setelah ditandatanganinya kesepakatan oleh pihak perusahaan, dapat diketahui,  dalam kesepakatan yang telah ditandatangani pihak perusahaan, jalan aspal yang rusak akan diperbaiki dengan tanah keras dan pecahan batu, bukan diganti dengan jalan aspal seperti kondisi sebelum kerusakan. 

Secara rinci, isi kesepakatan pihak perusahaan dalam menyikapi tuntutan masyarakat enam desa tersebut adalah : 

1. Pihak perusahaan sepakat melaksanakan penanganan tanggap darurat secara berkelanjutan perbaikan jalan dari simpang Pitco KM. 0 sampai KM. 24 secara proporsional sesuai dengan intensitas penggunaan jalan. 

2. Perbaikan 2 (dua) unit Box Culvert yang rusak di Desa Danau Serdang. 

3. Pembagian tanggung jawab perusahaan : (1) PT. Heldico penyediaan alat berat Grader dan Bomax, (2) PT. Mesuji Jaya dan pihak yang tidak mengikat penyediaan BBM, (3) PT. Kedaton, SSM, APN, CTA penyediaan material sekaligus mobilisasi material.  

4. Pihak perusahaan yang tidak mematuhi kesepakatan akan diberikan sanksi dengan tidak diizinkan melintasi jalan dimaksud

5. Perencanaan pembentukan Pos Retribusi / Portal di Jalan Pitco akan disampaikan kepada Bupati Sarolangun oleh Camat Pauh melalui Dinas terkait untuk meminta petunjuk teknis mengenai pelaksanaan. 

Kesepakatan tersebut dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani oleh pihak perusahaan yang membuat kesepakatan. 

Pihak yang hadir dalam rapat ini adalah Kabid Perhubungan darat Dishub Sarolangun Khairul Amin, Kasi Evaluasi Perencanaan Teknis Dinas PUPR Andi Dwipa Putra, Anggota DPRD AH. Marzuki, Lamin Kades Danau Serdang, Ibrahim Kades Sepintun, Temi Suhendar Kades Seko Besar, H. Suhadi Kades Lubuk Napal, M. Nur Ketua BPD Lubuk Napal, Epi Yaldin Ketua BPD Sepintun, Ardiles Ketua BPD Seko Besar, Kailani Ketua BPD Lamban Sigatal, M. Kholil Ketua BPD Danau Serdang dan Tripika Kecamatan Pauh yakni Camat Pauh Jupri, SE, Kapolsek Pauh Maskat Maulana, SH, MH, Ramadan atas nama Danramil Pauh dan undangan lainnya. 

Sebagaimana diberitakan media ini pada terbitan sebelumnya, kondisi jalan yang belum lama  diaspal Pemerintah Kabupaten Sarolangun ini, saat ini dalam keadaan rusak berat, kondisi ini dapat dilihat di beberapa ruas jalan, jalan aspal sudah berganti dengan tanah berlumpur. Dan besar kemungkinan bahwa masyarakat enam desa di wilayah ini akan tetap merindukan jalan aspal seperti yang telah dibangun Pemerintah Kabupaten Sarolangun beberapa waktu lalu. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre