Breaking News

Sengketa Lahan, Julianto Alami Kerugian Hingga Miliaran Rupiah

Palembang, Figurnews.com,-

Kuasa hukum Julianto (Penggugat) Rilo Budiman SH menyebutkan bahwa tanah (lahan) dikuasai oleh PT Bintang terang Developer perumahan Al-Farizi 3 Residen) menyebabkan kliennya mengalami kerugian hingga Miliaran Rupiah

"Klien kita melayangkan gugatan adanya perbuatan melawan hukum, sehingga Nilai kerugian yang dialami klien kita mengalami kerugian materil senilai 3 Miliyar rupiah Inmateril sekitar 1 miliyar,"kata Tim Kuasa Hukumnya Rilo Budiman SH saat diwawancarai usai pelaksanaan Sidang tempat,Jum'at (24/12/2021).

Sementara hari ini baru memasuki tahap pemeriksaan setempat ke lahan milik kliennya. "Agenda kita persidangan hari ini yaitu pemeriksaan tempat,"kata Rilo CS

Ia mengaku bahwa Kliennya (Julianto) melayangkan gugatan terhadap PT Bintang Terang selaku penguasa lahan milik kliennya.
"Beberapa bulan lalu kita melakukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap salah satu perumahan yang ada dikota Palembang terkait penguasaan tanah yang dimiliki oleh klien kami Seluas 80x50 = 4000 M Persegi,"tuturnya

Atas gugatan tersebut Majelis hakim hari ini membuktikan bahwa sengketa lahan tersebut memang ada, disaksikan oleh penggugat dan tergugat serta pejebat setempat.

"Alhamdulillah tadi Majelis hakim sudah datang diketahui Ibu Hakimnya dua anggota majelis hakim, kami dan ketua Ferarri Sumsel sekaligus ketua YLBH Garuda Kencana Indonesia Alhamdulillah berjalan kondusif baik dari penggugat dan tergugat hadir serta pemerintah setempat seperti RT dan RW,"jelasnya

Kilas kronologi awalnya sekitar 3 tahun lalu adanya yang mengaku dari developer untuk mengajak kliennya. Kerjasama akan tetapi tidak ada perjanjian secara tertulis, dan setelah itu orang tersebut tidak pernah lagi menemui kliennya.
"Pada tahun 2019 ada dari pihak PT Perumahan mendatangi klien kita, untuk mengajak kerjasama seperti bagi bangun. Namun pada tahap berikutnya salah satu dari perumahan tersebut tidak pernah datang Ahir nya kita melakukan tindakan tapi tanpa ada perjanjian tertulis namun klien menggunakan kita pada tahun 2021 ini,"ulasnya

Ketua Tim Pengecara Julianto, Suwito Winoto SH mengharapkan agar majelis hakim memberikan keputusan yang seadil-adilnya sesuai bukti dan fakta yang kliennya miliki.

"Intinya pada hari ini memastikan bahwa hakim datang ke lokasi untuk mengetahui objek yang kami sengketa kan, bahwa objek yang kami sengketa kan jelas ada. Kami harap hakim memutuskan seadil-adilnya sesuai fakta persidangan insyaallah ada ke kita, dan Kita optimis dengan apa yang kami ajukan sampai dengan kesaksian dan pembuktian yang sudah ada dan itu sudah filed,"harapnya

Sementara ditempat terpisah Albert Kuasa Hukum dari tergugat mengaku pihaknya menghargai proses hukum.
"Intinya kita menghargai proses persidangan terhadap objek sengketa yang bukan benda bergerak atau tanah dilakukan pemeriksaan setempat. Kita ikuti jalannya persidangan karena mereka ini menggugat PT Bintang terang faktanya tidak pernah ada PT itu, karena sebenarnya klien kami hanya memiliki toko bangunan,"kata Albert

Ia menuturkan bahwa Kliennya hanya pemilik toko bangunan bukan penguasa lahan sebaiknya mereka menggugat penguasa lahan.

"Seharusnya mereka ini yang dipermasalahkan tanahnya, makanya seharusnya menggugat tanahnya terlebih dahulu yang punya tanah bukan klien kita sebab klien kita ini pemilik objek. Klien kami hanya penyuplai barang jadi sebenarnya mereka ini salah orang,"ucap Albert

Sementara pihak majelis hakim belum bisa memberikan keterangan secara detail. (Fera)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre