Breaking News

Sapol PP Provinsi Sumsel Angkut Sejumlah Minuman Ilegal dan Wanita Non KTP Palembang

Palembang,Figurnews.com,-

Dalam rangka mensosialisasikan Inmendagri No 66 tahun 2021 Tetang prokes Nataru sekaligus operasi penertiban, pembinaan Perda trantibum, dan Perda lainnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumsel menggandeng Anggota Polri dan TNI serta Polpp kota Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir. Secara langsung turun kelapangan mendatangi tempat yang diduga akan memicu kerumunan pada Natal dan Tahun baru (Nataru) nanti.
Sekitar 150 personel diturunkan dari Sosialisasi tersebut didapat juga sejumlah minuman alkohol tidak memiliki ijin edar dan didapati wanita yang diduga sedang melayani laki-laki hidung belang, Serta alat kontrasepsi yang sudah terpakai dan yang masih baru.

Kasat Polpp Provinsi Sumsel Aris Saputra mengatakan bahwa pihaknya sengaja mendatangi beberapa tempat untuk mensosialisasikan Inmendagri dan terkait penegakan hukum lainnya.

"Pada malam hari ini kita mendatangi langsung ketempat terkait adanya Perda no 2 /2017 tentang trantibum, Perda no 09/2011 tentang Pengawasan, Penertiban dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol, Perda no 13/2007 tentang perbuatan Maksiat. Jadi kita dapati di sebuah resto yang berada di jalan R.Sukamto melayani penjualan miras yang melebihi kadar dan juga tidak memiliki ijin perdagangan dengan jumlah yang fantastis 958 botol dengan berbagai merk dari dalam negeri dan luar negeri,"kata Aris, saat diwawancarai usai kegiatan, Rabu (15/12/2021).
Bukan hanya itu pihaknya juga mengangkut wanita yang pegawai spa yang tidak bisa menunjukkan identitas asal Sumsel dan alat kontrasepsi yang sudah terpakai dari kamar.

"Ada beberapa spa yang melaksanakan kegiatan melampaui batas ijin usahanya, tidak menunjukkan identitas berdomisili dikota Palembang, dan anggota menemukan beberapa alat kontrasepsi yang sudah di gunakan dan yang belum digunakan,"jelasnya

Untuk itu pihaknya akan melakukan pembinaan dan pendataan terhadap wanita yang sudah terjaring razia malam ini termasuk pemanggilan terhadap keluarganya
"Ada 37 orang yang diangkut dari dua tempat yang berbeda libra dan Delta, kita berikan pembinaan dan pendataan agar pelanggaran seperti ini tidak terulang lagi,"terangnya

Pihaknya mengharapkan agar para pengusaha menjalankan usahanya sesuai dengan ijinnya, tapi fakta yang didapat ada penyimpangan bahkan salah satu dari managernya berusaha melindungi pakerjanya yang diduga melakukan suatu hal diluar ijin perusahaan.

"Yang penting mereka pengusaha melakukan sesuai peraturan yang berlaku, dan ternyata ada penyimpangan jadi kita amankan beserta barang buktinya,"urainya

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre