Breaking News

Petugas PLN di Mentawai Bongkar kWh Saat Pemilik tak di Rumah


Foto: Ilustrasi pemutusan sementara bongkar kWh. Sumber Google.

MENTAWAI. FN- Petugas PLN Rayon Tuapejat melakukan pemutusan sementara dengan membongkar kWh salah satu warga di Wilayah Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Pemutusan aliran listrik pelanggan pascabayar PLN ini dinilai tidak sesui prosedur yang berlaku. Pasalnya, pemilik saat itu tidak berada dirumah. 

Menurut Maneger PLN Rayon Tuapejat, Dani Suryana saat ditemui figurnews.com diruangannya pada hari Senin, 06 Desember 2021 lalu bahwa penagihan pembayaran pelanggan paskabayar PLN dilaksanakan setiap bulan pada tanggal 20. 

Ia menjelaskan, apabila pelanggan belum membayar tagihan listrik sesui ketentuan (tanggal 20), PLN akan melakukan pemutusan sementara. Selanjutnya mengalihkan paskabayar ke prabayar (token). 

Regulasi tagihan listrik dan pembayaran listrik sudah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero). 

Dalam aturan tersebut, bahwa pelanggan yang menunggak pembayaran selama 30 hari, maka PLN berhak melakukan pemutusan aliran listrik secara sementara terhadap pelanggan bersangkutan. 

Sementara itu, apabila dalam 60 hari sejak pemutusan sementara, pelanggan bersangkutan belum juga melakukan pembayaran tagihan listrik beserta dendanya, maka PLN berhak melakukan pembongkaran instalasi sambungan listrik. 

Sebelumnya lanjut dia, petugas dilapangan PLN di tempat itu telah menghubungi pemilik rumah melalui telepon seluler namun tidak dijawab (panggilan telepon tak diangkat). Sehingga petugas melakukan pemutusan sementara dengan membongkar kwh rumah yang bersangkutan. 

Pemilik Rumah Sebut PLN Bongkar kWh tanpa Izin 

Kegiatan pemutusan sementara dan langsung bongkar kWh dinilai tidak sesui Prosedur. Pasalnya, saat itu pemilik rumah tak di tempat. 

"Saya dapat informasi bahwa kWh meteran listrik dirumah saya sudah di cabut, padahal baru telat 7 hari dari waktu penagihan yang ditentukan (tanggal 20)," ucapnya yang tidak bersedia disebutkan namanya itu melalui telepon seluler. Jumat, (03/12/2021). 

Dengan perlakuan sepihak itu, Ia menilai pelayanan PLN terhadap konsumen buruk. Pasalnya, petugas tersebut telah memasuki dan melakukan kegiatan dirumah orang tanpa izin. 

"Kalau saya tidak angkat telepon itu karena saya sedang kerja, petugaskan bisa datangi saya," tambahnya yang bekerja sebagai tukang bangunan itu.

Ia melanjutkan, petugas itu melakukan pemutusan lampu saat ia tidak dirumah. Tentu hal itu sangat membahayakan bagi rumah dari tindakan kriminal seperti salah satunya pencurian. 

"Kalau nanti rumah saya gelap, lalu memberi celah untuk dibobol orang, apakah PLN bisa tanggung jawab," tambahnya. 

Hingga berita ini diturunkan, Petugas PLN Rayon Tuapejat belum menjawab jarak waktu hari ke hari pemutusan sementara dari segel MCB hingga bongkar kWh (+imigrasi ke token) yang didalamnya diketahui berada ditunggakan 30 hari. 

Sementara itu pemilik rumah mengatakan bahwa waktu itu ia baru telat bayar 7 hari, telah dilakukan bongkar kWh meteran listrik, tanpa ada dilakukan sebelumnya penyegelan MCB sesui sanksi tunggakan bulan 1 ke bulan 2 itu. 

"Saya tidak mendengar dan melihat pemberitahuan dari PLN, sebelum dilakukan bongkar kWh di rumah saya itu, kalau CBnya disegel tentu saya tahu," 

Kegiatan Pemutusan kWh Mesti diketahui Pemilik Rumah

Memasuki rumah orang tanpa izin dilarang seperti dikutip dari hukumonline.com pada pasal 167 ayat (1) Kitap Undang-undang Hukum Pidana (KHUP) menjelaskan bahwa “Barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum, dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera, diancam dengan pidana penjara paling lima sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.” (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre