Breaking News

Pasbar Dikepung Banjir, Tim Reaksi Cepat Dirikan Dapur Umum


Pasaman Barat, Figurnews.com

Curah hujan yang tinggi mengakibat dua sungai di Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat (Pasbar) yakni Sungai Batang Batahan dan Batang Taming. Akibat nya 255 rumah terendam banjir disekitar aliran sungai tersebut.

Personil gabungan reaksi cepat tanggap darurat bencana langsung mendirikan dapur umum untuk kebutuhan warga jorong Aek Napal dan Jorong Taming jorong Kampung Baru Kecamatan Batahan kabupaten Pasaman Barat yang di evakuasi ke pengungsian, Sabtu siang (18/12/2021).

Dari informasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat Azhar melalui pesan WhatsApp menyebutkan ratusan rumah terendam banjir dan rusak berat diterjang banjir. Sejumlah warga di ungsikan di sekolah TK Paud jorong Aek Napal dan sebagian di rumah sanak famili. 


"Selain evakuasi warga kebanjiran, Tim reaksi cepat dibantu relawan PMI bersama Pj Wali Nagari Batahan Barat mendirikan dapur umum untuk kebutuhan makanan pengungsi," terangnya.

Sementara dari Dinsos Pasbar direncanakan juga membuat dapur umum untuk membantu kebutuhan makanan warga jorong aek Napal dan Jorong Tamiang yang terkena dampak parah musibah banjir" pesannya sambil menunggu air surut.

"Tadinya rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air setengah hingga satu meter. Sekarang luapan air sudah mulai menyusut, moga hujan juga reda," harapnya.



BPBD Pasbar menerjunkan 10 personil di  ranah Batahan dan 3 personil untuk standby di Batang Pasaman nagati Aoa Gadang, Kecamatan Pasaman untuk memantau keadaan sungai terbesar di daerah itu.

Sebelumnya Kepala Markas Palang Merah Indonesia Kabupaten Pasaman Barat, Rida Warsa menyebutkan Sungai Batang Batahan dan Sungai Batang Taming meluap ke pemukiman warga.

Meluapnya air sungai itu dipicu hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (17/12) sore hingga Sabtu (18/12).

Akibat meluapnya air sungai itu, katanya menyebabkan puluhan rumah warga terendam setinggi 70 senti meter sampai 150 senti meter.

Selain itu tiga unit rumah warga hanyut di Jorong Aek Napal Ranah Batahan. Hingga Sabtu pagi ini belum ada ditemukan korban jiwa pada musibah itu.

"Anggota relawan PMI sudah turun kelapangan bersama instansi lain memberikan bantuan kepada warga," katanya.

Selain itu genangan air menyebabkan aktivitas warga yang sebagian besar petani todak bisa ke lahannya, begitupun akses lalu-lintas di wilayah Kampung Baru terhalang dan terhambat.

(Dodi Ifanda)




Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre