Breaking News

Miliki Destinasi Wisata Unggulan Kab. Solok Siap Kembangkan Kepariwisataan dari Hulu sampai Hilir

 


Arosuka, Figur news .com -

“Sebagai sebagai salah satu Kabupaten di Sumatera Barat yang tercatat memiliki destinasi wisata terbaik dan terbanyak, Pemerintah Daerah kabupaten Solok siap menata pengembangan kepariwisataan dari hulu sampai Hilir,” demikian diungkapkan oleh Pj Sekda Medison, S.Sos, M.Si di Arosuka.(1/12) 

Sebagai salah satu sektor unggulan dalam visi misi kepala daerah, pengembangan sektor kepariwisataan turut tercatat dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten untuk Tahun 2021-2026. Kabupaten Solok memiliki potensi besar sebagai daerah perdagangan dan jasa. Salah satunya adalah menata pengembangan kepariwisataan.

Di mana pada saat ini destinasi wisata Kabupaten Solok sudah menjadi perbincangan bagi wisatawan Nusantara. Bahkan dijadikan sebagai event Internasional yakninya Tour De Singkarak, yang diikuti oleh puluhan pembalap sepeda dari luar negeri. Pembangunan sarana dan prasarana bagi pengembangan kawasan Danau Singkarak, terus dilakukan oleh pemerintah. Namun keterbatasan anggaran daerah, dan banyak sektor yang dijadikan sebagai program unggulan dan tercatat sebagai visi misi di dalam RPJMD, membuat progres pengembangan sektor pariwisata sedikit lambat.

Tetapi pemerintah daerah telah melakukan sebuah terobosan, dengan mengembangkan konsep bagi hasil kepada daerah. Pemerintah membuka peluang investasi seluas-luasnya kepada para investor dan pengusaha untuk berinvestasi di bidang pariwisata. Peluang investasi dibuka oleh pemerintah terkait dengan kerjasama pengelolaan kawasan wisata. Seperti kawasan Danau Kembar dan Dermaga Singkarak.

Untuk pengembangan kawasan wisata Danau Singkarak, saat ini tengah dibangun sebuah hotel/penginapan bagi penunjang kawasan objek wisata Danau Singkarak khususnya dan Kabupaten Solok secara umum. Namun pembangunan sarana penunjang kepariwisataan tersebut saat ini diganggu dengan isu-isu tak sedap. Beberapa pihak menuding, pembangunan sarana penunjang tersebut dituding tak berizin, melanggar ini, melanggar itu dan lain-lain.

Berbagai penolakan mulai muncul dari beberapa pihak, yang seolah-olah peduli terhadap lingkungan. Namun sejatinya, pembangunan hotel atau penginapan tersebut pastinya akan menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berlama-lama di Kabupaten Solok. Apa dampaknya, tentu saja kunjungan wisatawan yang tinggi akan mendongkrak daya beli masyarakat dan menambah pendapatan bagi masyarakat pelaku usaha, khususnya

Konsep pembangunan kepariwisataan saat ini, sudah mengarah kepada visi misi. Konsep pengembangan sektor kepariwisataan disusun dengan skema yang jelas. Membenahi kawasan, membangun sarana pendukung dan memperbaiki tata kelola kepariwisataan. Pengelolaan yang dilakukan dari Hulu sampai ke Hilir.

“Dampaknya, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. Tingginya perputaran uang di tengah masyarakat, dan pelaku usaha baru bermunculan. Endingnya, peningkatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kian meningkat. Hadirnya sebuah pemerintahan pastinya untuk mensejahterakan masyarakatnya. Tidak ada satupun tujuan dari pemerintah yang akan menyengsarakan masyarakatnya,” jelasnya. (Ayu) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre