Breaking News

Kuasa Hukum AC dan A Daftarkan Praperadilan, Ini Penjelasan Kasatreskrim Polres Pasbar

Figurnews.com-Dinilai terdapat kejanggalan dalam proses penahanan oleh Jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat, dua tersangka berinisial AC (50) dan A (25) melalui tim penasehat hukum melayangkan permohonan pra peradilan di Pengadilan Negeri Pasaman Barat. Disisi lain, Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat AKP Fetrizal mengaku, proses hukum terhadap kedua tersangka tersebut sudah sesuai aturan.

Ketua Tim Penasehat Hukum AC dan A, Poniman Agusta mengatakan, munculnya laporan dugaan pidana pengancaman ini, rentetan dari perjuangan lahan masyarakat cucu kemanakan suku Caniago Kampung Garuntang dengan Kelompok Tani Bali Group. Ia menilai, penetapan tersangka dan proses penahanan terhadap kedua kliennya tidak tepat dan janggal. Tim kuasa hukum menilai, proses ini prematur, karena diduga terdapat sejumlah pelanggaran dan tidak lengkapnya alat bukti.

"Kami menilai penetapan tersangka AC dan A, dimulai dari pemeriksaan sebagai tersangka, dan kemudian lapor beberapa kali, lalu  kemudian di tahan terdapat beberapa kejanggalan," ujarnya sesaat setelah mendaftarkan pra peradilan di PN Pasbar, Jumat (24/12/21).

Pendaftaran pra peradilan tim kuasa hukum AC dan A, diterima Pengadilan Negeri Pasaman Barat dengan no 7/pid.pra/2021/psb. Saat pendaftaran tersebut, sejumlah masyarakat dan keluarga juga terlihat hadir dan berharap keadilan terhadap kedua anggota keluarga mereka.

Poniman Agusta menjelaskan, tim mencatat terdapat beberapa poin kejanggalan dalam penahanan kedua kliennya itu. Diantaranya, kedua klien tidak pernah diperiksa lebih dahulu, namun sudah di panggil sebagai tersangka.

"Kami heran, kenapa kedua kliennya ditahan dengan dugaan pengancaman, namun barang bukti dan prosesnya masih diragukan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP M Aries Purwanto, melalui Kasatreskrim Polres Pasaman Barat AKP Fetrizal mengatakan, proses hukum terhadap kedua tersangka sudah sesuai aturan dan undang-undang. Penahan itu berdasarkan, laporan polisi , LP/B/252/XI/2021/SPKT/POLRES PASAMAN BARAT/ POLDA SUMATERA BARAT, tanggal 05 November, yang dilaporkan oleh IYB alias Siin bersama kawan-kawan, tentang dugaan pengancaman. Pasca mendapatkan, laporan polisi, tim penyidik sudah mendatangi TKP.

"Gugatan pra peradilan merupakan hak dari tersangka. Penyidik sudah melakukan tugas sesuai undang-undang berlaku. Kalau dianggap tersangka cacat proses kami siap hadapi," ujarnya saat ditemui di Mapolres Pasaman Barat.

Fetrizal menambahkan, pasca memproses laporan, kedua tersangka dilakukan penahanan, 9 Desember 2021 sampai saat ini. Penahanan itu sudah melakukan sesuai prosedur, termasuk memiliki tiga alat bukti. 


"Kami sudah memiliki alat bukti yang sah, dan kita siap menghadapi di pengadilan," tambahnya.

(D)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre