Breaking News

Pasbar Dikepung Banjir, Netizen Posting Berharap Air Cepat Surut

Luapan Sungai Batang Pasaman


Pasbar-- Hujan deras mengguyur  Kabupaten Pasaman Barat dari Jumat siang hingga Sabtu siang (18/12/2021) belum reda.  Menyebabkan sejumlah air sungai yang membentang di daerah itu terus meningkat ketinggianya hingga meluber ke pemungkiman penduduk.

Pantauan wartawan, berdasarkan  informasi postingan media sosial (Netizen) yang disebarkan melalui akun Facebook Syafri Hariadi warga Ranah Batahan menyebut "Banjir melanda  jorong kami Jorong air napal Kenagarian Batahan Kecamatan ranah batahan Kami berharap hujan cepat reda air nya segera surut Amiin ya Allah,".

Sedikitnya tiga unit rumah dilaporkan luluh lantak diterjang banjir akibat meluapnya debit air Sungai Batang Batahan yang melintasi Jorong Kampung Baru, Aek Napal dan Taming Batahan di wilayah Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat. 

Sementara Informasu dari  kelompok para relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Pasbar, potensi bencana banjir mulai terdeteksi pada dinihari tadi, Sabtu (18/12), sekitar pukul 04.00 WIB. 

"Banjir sudah menerjang wilayah permukiman dengan ketinggian muka air mencapai 70 sentimeter dan hingga saat ini sudah dilaporkan sebanyak tiga unit rumah mengalami kerusakan, " ungkap salah seorang relawan, Roma Hidayat, melalui group pesan singkat PMI Pasbar. 

Ia mengatakan, pagi ini juga sudah terpantau adanya gangguan akses jalan menuju wilayah Jorong Kampung Baru yang berpotensi akan menutup akses seluruhnya jika kondisi cuaca buruk masih berlanjut. 

"Hingga saat ini hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut, " ujarnya. 

Terkait penanganan awal yang dilakukan oleh kelompok relawan bersama pihak terkait lainnya, Kepala Markas PMI Pasbar, Rida Warsa, dalam keterangan persnya mengatakan saat ini upaya evakuasi terhadap warga terdampak banjir terus dilakukan. 

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan pertama bencana banjir bisa berjalan efektif dan efisien, guna mencegah timbulnya korban jiwa, " sebutnya. 



Dari pantauan terakhir, lanjutnya, kondisi lapangan di lokasi bencana sudah membutuhkan bantuan dapur umum dan pendirian Posko Siaga Banjir untuk menangani masyarakat korban terdampak bencana. 

"Mari kita berdo'a agar bencana tidak meluas mengingat masih ada laporan informasi tentang adanya kenaikan muka air di sejumlah sungai besar dan sudah dideteksi akan meluap, ".

Hinga diberitakan ini dilangsir.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pejabat berwenang terkait update informasi data evakuasi warga hingga kerugian banjir jelang akhir tahun 2021 ini. 

 Menunggu Banjir Surut ?

(Dodi Ifanda)



Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre