Breaking News

Dua Pimpinan DPRD Pasbar Hadiri Sidang, Parizal Hafni Cabut Gugatan

 


PASBAR, Figurnews.com  - Dua dari tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Endra Yama Putra dan Daliyus. K hadiri sidang gugatan Parizal Hafni (penggugat) di ruang sidang Utama Pengadilan Negeri Pasaman Barat, di Simpang Empat, Senin (6/12)

Saat ditemui di PN Pasbar, Dua Wakil ketua DPRD Pasbar kepada Figurnews.com menyampaikan "Sidang perdana pada Senin kemarin (29/11) Kami tidak hadir dikarenakan sedang mengikuti kegiatan bimbingan teknis pimpinan dan anggota DPRD Pasaman Barat di kota Pekanbaru," ungkapnya disela waktu sidang di Skor majelis hakim.

"Alhamdulillah hari ini kami dari Lembaga DPRD Pasbar datang untuk mengikuti sidang dengan agenda menyampaikan jawaban, Ini itikad kita menghormati proses hukum dalam perkara gugatan saudara Parizal Hafni," ungkap Endra Yama Putra.

Sehaluan itu, Daliyus K mengungkapkan bahwa lembaganya (DPRD Pasbar) setuju atas permohonan penggugat untuk mencabut gugatan sengketa SK partai Gerindra tersebut.

Diruang sidang,  Kuasa hukum penggugat  menyampaikan permohonan maaf tidak hadirnya Parizal Hafni dan menyatakan permohonan pencabutan gugatan kliennya terhadap  Partai Gerindra.


"Kami telah mencabut kembali gugatan yang sebelumnya telah diajukan," sebut kuasa hukum penggugat, Abdul Hamid, diluar persidangan, Senin sore.


Menurutnya pencabutan gugatan tersebut dengan alasan akan mengupayakan langkah hukum lain dengan lebih teliti mempelajari surat keputusan pemberhentian kliennya sebagai Ketua DPRD yang dikeluarkan oleh DPP Partai Gerindra.

"Kami selaku penggugat masih akan mempertimbangkan upayakan langkah hukum lain nya terkait perkara ini, sebagaimana yang dinyatakan dalam surat pencabutan gugatan," ungkap Abdul Hamid.

Majelis hakim yang ketuai oleh Fatarony mengabulkan permohonan penggugat atas pencabutan perkara gugatan nomor perkara 25/pdt.G/2021/PN.PSB.

Kemudian majelis hakim memerintahkan Panitera menghapus perkara tersebut dari buku register perkara untuk dicabut. Majelis hakim juga membebankan biaya perkara kepada penggugat senilai Rp1.170.000.

Sebelumnya Parizal Hafni melakukan gugatan untuk meminta majelis hakim memeriksa dan mengadili perkara yang diajukan untuk memerintahkan tergugat I yakni DPP Partai Gerindra untuk membatalkan surat keputusan pemberhentian dirinya.

Sementara Kuasa Hukum Perdianto Lubis, SHi MH menyampaikan DPP Partai Gerindra sangat baik dan arif kepada kadernya begitu juga penggugat. Ketua DPRD yang seharusnya sudah di ganti sejak SK diterbitkan 8 Juni 2021 lalu. 

"Sekurang-kurangnya tiga hari sejak diterbitkannya SK pergantian Ketua DPRD sudah dilaksanakan. Disebutkan dalam surat  DPP Gerindra  Nomor: 06-102/Kpts/DPP GERINDRA/2021 tersebut dijelaskan,  bahwa periode Tahun 2021-2024 menetapkan Erianto sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat dan Melizar sebagai Ketua Fraksi Partai GERINDRA DPRD Kabupaten Pasaman Barat," sebutnya.

"Sebelum sidang dilanjutkan tadi, kita musyawarah dengan kuasa Tergugat Partai Gerindra tadi. Dengan dicabut gugatan yang terlanjur tersebut maka dianggap tidak ada permasalahan pergantian Ketua DPRD Pasbar dari Parizal Hafni kepada H. Erianto.

"Insyaallah Senin (13/12) besok H. Erianto tetap dilantik sebagai Ketua DPRD Pasbar, Selamat dan sukses mengemban amanah dari Partai Gerindra yang dikuatkan lagi oleh SK Gubernur Sumbar Nomor 171- 914-2021 tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPRD Pasbar " pungkas Alumni IAIN dan magister hukum Unand tersebut.


(Dodi Ifanda)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre