Breaking News

Dapatkan Izin Perhutanan Sosial dari KLHK, Masyarakat Sialang Batuah Syukuran Bersama Bupati Cek Endra


Sarolangun, Figurnews.com- Masyarakat Dusun Sialang Batuah Desa Guruh Baru Kecamatan Mandiangin Timur merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan izin perhutanan sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas lahan seluas 1276 hektar yang sebelumnya merupakan hutan produksi perusahaan PT. Agronusa Alam Sejahtera (AAS). Mereka menggelar acara syukuran bersama Bupati Cek Endra, Senin (6/12) dengan mengundang pejabat Pemkab Sarolangun, pihak perusahaan PT. AAS dan direktur CAPPA. 

Lahan seluas 1276 hektar tersebut dikerjasamakan antara PT. AAS dengan masyarakat Sialang Batuah yang merupakan salah satu bentuk kemitraan oleh PT. AAS dengan masyarakat Sialang Batuah. 

"Ini lah bentuk rasa syukur masyarakat, dengan izin perhutanan sosial ini, ke depannya tidak ada lagi permasalahan antara pihak perusahaan dengan masyarakat Sialang Batuah yang telah menetap disini," kata Bupati Cek Endra. 

Dari jumlah lahan seluas 1276 hektar tersebut termasuk di dalamnya 62 hektar lahan perumahan seperti lahan perhutanan sosial di Trans SAD Desa Sepintun untuk lahan hunian yang menjadi hak milik. 

"Lahan tersebut termasuk di dalamnya 62 hektar lahan perumahan seperti di Trans SAD Sepintun untuk lahan hunian yang dilepas dari hutan produksi menjadi hak milik, saya sarankan kepada pendamping yaitu yayasan CAPPA untuk mendampingi  masyarakat dalam pembuatan sertifikat melalui objek TORA," urai Bupati. 

Dari imformasi yang dihimpun media ini, Kabupaten Sarolangun adalah kabupaten yang paling getol mengurus perhutanan sosial di Propinsi Jambi. Bupati Cek Endra menyebut hal ini dilakukannya karena komflik antara masyarakat dengan pihak perusahaan solusinya adalah perhutanan sosial dan ini sudah dianjurkan Pemerintah Pusat melalui kementerian kehutanan. 

"Kita tidak akan mengusir masyarakat yang berusaha di lahan produksi, kita juga tidak mencabut tanaman masyarakat yang sudah menghasilkan, tetapi kita urus dengan pola kemitraan, baik itu dalam bentuk Hutan Tanaman Rakyat (HTR) atau hutan kemasyarakatan dan pola lainnya," ujar Bupati Cek Endra. 

Bupati menyebut skema yang telah dilakukannya ini menjamin hak-hak masyarakat. Masyarakat tidak perlu lagi gelisah dikejar-kejar pihak hukum karena melanggar aturan. 

"Yang penting lahan itu diurus, bagi masyarakat yang telah bercocok tanam di hutan produksi, urus lah  suratnya melalui skema perhutanan sosial, boleh pilih mana yang paling pas untuk daerahnya masing-masing," terang Bupati Cek Endra. 

Lanjut Bupati, Kabupaten Sarolangun banyak mempunyai lokasi perhutanan sosial yang sudah diselesaikan dan ada yang belum selesai, seperti di Kecamatan Mandiangin Timur ada di KM 5 Mekar Jaya yang sudah keluar izinnya lebih dari 1400 hektar, Sialang Batuah 1276 hektar, dan menyusul Dam Siambang seluas 3000 hektar dan di Desa Mekar Sari Kecamatan Pelawan dan lainnya. 

Bupati Cek Endra berkomitmen menyelesaikan masalah dan komflik masyarakat atas lahan hutan produksi tersebut hingga akhir kepemimpinannya. 

"Ini semuanya kalau bisa menjelang akhir masa jabatan akan kami selesaikan, paling tidak SK Kementeriannya sudah ditandatangani, agar masyarakat tidak gelisah dan masyarakat mendapatkan kepastian hak atas lahan garapannya," pungkas Bupati Cek Endra. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre