Breaking News

 


Rapat Paripurna ke-17 MP-III Penyampaian Raperda Kota Palembang Tentang APBD Tahun Anggaran 2022


Sidang Paripurna dibuka oleh Wakil DPRD Sriwahyuni. Foto. Fera

Palembang, Figurnews.com

Rapat Paripurna ke 17 masa persidangan (MP) III penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  kota Palembang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Yang akan disampaikan oleh Walikota Palembang 

Rapat Paripurna ke-17 di buka langsung oleh wakil DPRD kota Palembang Sri wahyuni dan di hadiri oleh 31 Anggota DPRD baik secara hybrid maupun langsung, yang bertempat di gedung DPRD kota Palembang,Senin (01/11/2021)

Walikota Palembang Harnojoyo menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kota Palembang tentang anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Palembang tahun Anggaran 2022
Walikota Palembang Harnojoyo Saat menyampaikan Rperda kota Palembang tentang APBD tahun anggaran 2022

Penyampaian Raperda ini guna menutupi ketentuan pasal 65 ayat 1 Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan undang-undang nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan ke-2 atas undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

"Demikian raperda ini di sampaikan dengan harapan kepada dewan yang terhormat sependapat dengan kami untuk menetapkan nya menjadi peraturan daerah kota Palembang,"ucap Walikota Palembang

"Nota keuangan Raperda kota Palembang tahun anggaran 2022. Atas nama Pemerintah kota Palembang saya mengucapkan terimakasih kepada para anggota Badan Anggaran dengan Pemerintah kota Palembang atas berbagai saran yang diberikan sehingga kebijakan umum anggaran dan prioritas laporan anggaran sementara rancangan APBD tahun anggaran 2022 dapat disepakati bersama,"urainya
Suasana Sidang yang dihadiri oleh Anggota DPRD kota Palembang dan OPD

Tujuan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan APBD tahun anggaran 2022 ini agar dewan yang terhormat dapat membahas lebih rinci dan akhirnya dapat dicapai suatu persetujuan bersama sebagai upaya kita dalam rangka membangun kota Palembang dan mendukung tujuan pembangunan nasional.

Sebagaimana diketahui bahwa keuangan MPRS tahun 2022 yang menjadi pedoman SKPD dalam menyusun Perencanaan kerja anggran RKPD telah memperhatikan sinkronisasi dan keterpaduan program kegiatan dan subkegiatan dalam satu SKPD Maupun antar SKPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang melekat pada masing-masing SKPD.

Dengan demikian diharapkan agar Anggaran yang disusun merupakan gambaran sedemikian sesuai dengan aspirasi masyarakat RKPD dan program prioritas pemerintah pusat dan provinsi Sumatera Selatan dalam rangka mendukung agenda pembangunan nasional tahun 2022 dengan tema "Pemulihan Ekonomi dan reformasi struktural "
Ketua DPRD kota Palembang Zainal Abidin saat diwawancarai usai Rapat Paripurna 

Pembangunan kota Palembang tahun 2022 yaitu percepatan pembangunan yang mengeluh dan berkelanjutan dibidang pelayanan publik , pendukung investasi dan perekonomian, perijinan investasi, perdagangan, pariwisata UMKM dan ekonomi kreatif.

Ditengah situasi pemulihan perekonomian dan sosial pasca pandemi Covid-19 rancangan APBD kota Palembang tahun 2022 harus tetap disusun secara logis portabel ,berdaya tahan dan berkelanjutan  untuk menjaga stabilitas perekonomian dan kepercayaan dunia usaha sebagai kalangka kebijakan publik membuat hak dan kewajiban pemerintah dan masyarakat yang tercermin dalam rencana pendapatan belanja daerah dengan memperhitungkan seluruh dinamika yang ada dan tantangan yang dihadapi maka bersama ini kami menyampaikan kabar Raperda tentang APBD kota Palembang tahun anggaran 2022 sebagai berikut

A. Anggaran pendapatan daerah
Rencana Pendapatan daerah yang dituangkan dalam rancangan APBD tahun anggaran 2022 merupakan perkiraan terukur rasional dan memiliki landasan hukum dari penerimaannya. Pendapatan daerah kota Palembang pada Rancangan APBD tahun anggaran 2022 ini diperkirakan sebesar 3,84 Triliun dengan perincian.
1.Pendapatan Asli Daerah sebesar 1,3 triliun rupiah
2. Pendapatan transfer 2,08 triliun Rupiah
3. Dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 435 miliar.
Seiring dengan melandai nya pandemi covid 19 kita berharap perekonomian masyarakat dikota palembang dapat kembali normal dan pendapatan asli daerah kembali di tingkatkan 
Sekda Kota Palembang Ratu Dewa turut hadir dalam saat sidang Paripurna 

B. Anggaran Belanja Daerah
Belanja daerah disusun untuk menggapai pelaksanaan pemerintah daerah yang menjadi kewenangan pemerintah kota Palembang. Belanja daerah yang direncanakan APBD kota Palembang tahun anggaran 2022 sebesar 3,81 triliun terdiri dari :
1. Belanja operasi sebesar 2,94 triliun rupiah 
2. Belanja modal sebesar 617 miliyar rupiah
3. Belanja tidak terduga sebesar 248 Miliyar rupiah.
Operasi belanja daerah pada rancangan APBD tahun anggaran 2022 selain tentang memperioritaskan  untuk pemenuhan standar pelayanan minimal berdasarkan ketentuan perundang undangan Pemerintah kota Palembang juga mengalokasikan anggaran program yang tiga terkait dengan sinkronisasi prioritas pembangunan nasional dan provinsi

C. Anggaran Pembiayaan Daerah
Anggaran pembiayaan daerah pada struktural dibidik ditetapkan untuk menutupi devisit atau memanfaatkan surplus antara pemerintah daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan dan selisih antara penerimaan disebut pembiayaan itu. 

Pada rancangan APBD kota Palembang tahun anggaran 2022 terdapat surplus antara pendapatan dan belanja daerah sebesar 35,14 miliyar dan setelah ditambah dengan penerimaan pembiayaan sebesar 20,90 Miliyar rupiah, yang bersumber dari proyeksi tahun sebelumnya dimanfaatkan untuk pembayaran cicilan pokok hutang sebesar 47,11 Miliyar rupiah dan Penerusan pipa dari pemerintah pusat sebagai pernyataan modal pemerintah kota Palembang ke PDAM Tirta Musi sebesar 9 miliyar rupiah. (Fera/Adv)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre