Breaking News

Polres Merangin Gelar Konferensi Pers Ungkap Tindak Pidana Korupsi APBDes Dan Pondok Pesantren Al munawwaroh

Merangin, Figurnews.com- bertempat di Ruang Aula Polres Merangin laksanakan Konference Pers dengan segenap awak media merangin  yang di pimpin oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, S.I.K Rabu 17 November 2021 sekira pukul 11.15 wi

Kegiatan tersebut juga didampingi oleh Kabag Ops Polres Merangin KOMPOL. Pamenan, SH.MM, Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Indah Wahyu D.S, S.H, S.I.K.M.H, Kanit Tipikor Polres Merangin IPDA. Supranata, Kasi Propam Polres Merangin IPTU TP.Manurung, Kasi Humas Polres Merangin IPTU Edih.

Konferensi Pers yang dilakukan itu ungkap kan  Kasus korupsi dengan data pertama, Ungkap kasus Tindak Pidana "Korupsi Pengelolaan Keuangan (APBDes) Desa Benteng Kec.Sungai Manau Kab.merangin Tahun anggaran 2018 sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan data data yang tersedia dan waktu kejadian Sekira Tahun 2018 Desa Benteng, Kec.Sungai Manau Kab.Merangin .

Bahwa tahun 2018 Desa Benteng Kec. Sungai manau Kab. Merangin memperoleh Dana Desa sebesar Rp. 1.103.339.221 (satu milyar Seratus tiga juta tiga ratus tiga puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh satu rupiah) yang bersumber dari Bantuan Pemerintah Pusat dan Bantuan Pemerintah Daerah. Rincian penerimaan Dana Bantuan tersebut adalah.

Dana Desa (DD) sebesar Rp. 671.409.009 (Enam ratus tujuh puluh satu juta empat ratus sembilan ribu sembilan rupiah);

Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 348.504.926 (tiga ratus empat puluh delapan juta lima ratus empat ribu sembilan ratus dua puluh enam rupiah)

Bantuan Keuangan Provinsi  (BKP) sebesar Rp. 60.000.000 (enam puluh juta rupiah); Dana hasil bagi Pajak dan Retribusi Daerah (PBH) sebesar Rp. 13.145.284 (tiga belas juta seratus empat puluh lima ribu dua ratus delapan puluh empat rupiah).  

Dana Desa Benteng Kec Sungai manau Kab Merangin diterima dan  sebanyak tiga tahap Tahap pertama  tahun  2018 sebesar Rp 206.611.834 ( dua ratus enam juta enam ratus sebelas ribu delapan ratus tiga puluh empat rupiah); Tahap Kedua Tahun 2018 sebesar Rp. 409.470.805 (empat ratus sembilan juta empat ratus tujuh puluh ribu delapan ratus lima rupiah);

c. Tahap Ketiga Tahun 2018 sebesar Rp. 483.503.678 (empat ratus delapan puluh tiga lima ratus tiga ribu enam ratus tujuh puluh delapan rupiah). 

Bahwa pada pelaksanaan realisasi penggunaan Dana Desa tersebut diduga Kepala Desa Benteng Kecamatan Sungai manau Kab. Merangin dalam melakukan pengelolaan keuangan desa tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan keuangan Desa dengan cara melakukan pencairan Dana Desa di Bank  namun spesimen bukan ditanda tangani oleh bendahara desa namun ditandangani oleh operator desa atas perintah kepala Desa. setelah dana Desa benteng di cairkan di bank uang di pegang dan di kelola oleh Kepala Desa Benteng Kec Sungai Manau Kab Merangin. tetapi pada pelaksanaannya banyak kegiatan yang terencana pada APBDes dananya dicairkan namun tidak terlaksana dengan baik. 

Dari perbuatan yang di lakukan oleh Kepala Desa Benteng Kec Sungai Manau Kab Merangin di temukan kerugian Keuangan Negara sebesar Rp 396.261.000(tiga  ratus  sembilan puluh enam juta dua ratus enam puluh satu ribu rupiah) berdasarkan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat kab merangin.

Ungkap kasus Tindak Pidana "Penggelapan dalam Jabatan dan atau penggelapan” sebagaimana dimaksud dengan pasal 374 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan data sebagai, Waktu Kejadian

Sekira Januari Tahun 2020 hingga Desember Tahun 2020 denga nama Pelaku

SOFWAN Bin MARSYAD, Umur 50 Tahun,  Laki-laki,pekerjaan Wiraswasta, Alamat Sarolangun.

Tempat kejadian perkara   

Pondok Pesantren Al Munawwaroh Bangko Kel. Dusun Bangko Kec. Bangko Dengan bukti bukti ,keterangan saksi, keterangan ahli,  dokumen, keterangan tersangka. 

Kronologis Kejadian :

Bahwa pada sekira Desember 2020, Pelapor selaku ketua Yayasan Lailo Beruji Merangin melakukan audit atas pondok pesantren Al Munawwaroh Bangko untuk kegiatan tahun 2020. Kemudian pimpinan Pondok Pesantren Al Munawwaroh yaitu saudara SOFWAN Bin MARSYAD memberikan laporan pertanggung jawaban  pengelolaan keuangan pondok pesantren kepada yayasan Al Munawwaroh . Setelah dilakukan audit internal dari pihak yayasan terdapat temuan kerugian sebesar sekira Rp. 4.389.261.538 (empat miliar tiga ratus Delapan puluh Sembilan juta dua ratus enam puluh satu ribu llima ratus tiga puluh delapan rupiah). Jumlah tersebut termasuk kerugian uang tabungan santri yang telah menabung dan tidak dikembalikan sebesar sekira Rp. 306.000.000

Kronologis Penangkapan :

Tersangka ditangkap oleh penyidik setelah dilakukan pemeriksaan selaku Tersangka pada hari Kamis tanggal 11 November 2021

Tindakan Yang Dilakukan : 

- Menyusun Berkas Perkara;

- Mengirimkan Berkas perkara ke JPU

- Berkoordinasi dengan JPU

Adapun Barang Bukti Laporan pertanggungjawaban pengeloaan keuangan Pondok Pesantren Al Munawwaroh Tahun 2020, Buku Rekap penerimaan uang masuk Pondok Pesantren Al Munawwaroh tahun 2020, Daftar Gaji guru dan karywan al munawwaroh tahun 2020, Laporan hasil audit Internal dari Yayasan Lailo Beruji Merangin  Rangkaian kegiaatan selesai pada pukul 12.00 Wib, Situasi aman dan kondusif.

( Umar Khatab )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre